Lifestyle
Gigi Susu Tidak Tanggal Sampai Dewasa, Apa Sebabnya?

Di masa kanak-kanak, tumbuhnya gigi susu (gigi bayi) menandai anak siap untuk makan makanan yang keras. Biasanya gigi susu ini bertahan maksimal hingga anak berusia 12 tahun. Namun, ternyata ada beberapa orang dewasa yang gigi susunya tetap bertahan dan tidak tanggal. Lantas, kenapa bisa gigi susu tidak tanggal sampai dewasa?
Kapan gigi susu seharusnya tanggal?
Gigi susu mulai tumbuh dan terlihat di usia 6 hingga 12 bulan. Sebagian besar anak-anak akan memiliki gigi susu yang berjumlah 20 buah. Jumlah ini akan dicapai saat anak berusia 3 tahun. Seiring dengan berjalannya waktu, gigi susu akan tanggal satu per satu dan digantikan oleh gigi permanen yang berjumlah 32.
Biasanya, gigi susu mulai rontok dan digantikan dengan gigi permanen saat anak memasuki usia enam tahun. Di saat yang bersamaan, gigi permanen pun siap menggantikannya.
Gigi susu pertama yang rontok biasanya dua gigi depan bawah dan dua gigi depan atas. Nantinya, akan diikuti oleh gigi seri samping, gigi molar pertama, gigi taring, dan gigi geraham kedua. Nah, gigi bayi ini biasanya akan tetap di tempatnya sampai didorong oleh gigi permanen yang akan tumbuh.
Kenapa gigi susu bisa tumbuh hingga dewasa?
Sebagian anak mengalami pertumbuhan gigi permanen yang tertunda. Akibatnya, gigi bayi yang seharusnya tanggal dan langsung digantikan oleh gigi permanen di belakangnya justru tidak mengalami hal ini. Kondisi ini disebut juga over-retained. Hal ini membuat gigi susu menyatu ke tulang rahang (ankylosis).
Saat gigi susu tidak tanggal sampai dewasa, hal ini membuat gigi permanen pada akhirnya tidak tumbuh dan justru mendorong akar gigi susu. Dikutip dari Medical Daily, ada sekitar 2,5 hingga 6,9 persen kasus yang terjadi di dunia. Biasanya, kondisi ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria.
Selain itu, hal lain yang menyebabkan gigi susu tidak tanggal sampai dewasa yaitu karena trauma, infeksi, adanya penghalang di tempat tumbuhnya gigi atau ketidakselarasan gigi permanen di bawahnya. Berbagai hal ini membuat gigi permanen akhirnya tidak berkembang dan akar gigi bayinya tetap ada, tidak hilang atau tergantikan.
Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir asalkan rutin memeriksakannya ke dokter gigi. Dokter akan memberikan rekomendasi perawatan dan tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah Anda.
Implan, solusi untuk menggantikan gigi susu yang tidak tanggal
Jika Anda termasuk yang memiliki gigi susu hingga dewasa, Anda perlu menggantinya dengan gigi implan. Pasalnya, gigi susu yang tetap ada hingga dewasa akan lepas pada usia sekitar 20-45 tahun. Akibatnya, ada kekosongan gigi di bagian tersebut. Hal ini karena gigi susu umumnya tidak bisa berfungsi dengan maksimal karena ukurannya yang cenderung lebih kecil dari gigi permanen.
Prosedur implan dilakukan dengan mengganti akar gigi menggunakan logam berbentuk seperti sekrup. Nantinya, dokter akan membuatkan gigi tiruan yang mirip dengan gigi asli baik tampilan maupun fungsinya. Dengan begitu, gigi Anda bisa berfungsi dengan baik layaknya gigi permanen pada umumnya.
Sebelum melakukan prosedur ini, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu. Tanyakan pada dokter gigi Anda kira-kira apa tindakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini.
Kabartangsel.com
Sport5 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Serba-Serbi4 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten4 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Sport4 hari agoPersita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027
Hukum6 hari agoPolsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari
Pemerintahan6 hari agoMelalui Program SIGAP Anak Sehat 2026, Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting
Pemerintahan5 hari agoDiskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan
Banten5 hari agoDewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten














































