Lifestyle
Gigitan Kutu Kasur Bikin Gatal, Segera Atasi Dengan 3 Cara Ini

Bentol merah dan kulit gatal akibat gigitan nyamuk mungkin sudah biasa. Ya, cukup oleskan losion anti nyamuk untuk meredakan gatalnya. Namun, bagaimana dengan gigitan kutu kasur?
Tanpa disadari, gigitan kutu kasur bisa jadi lebih sakit, lebih gatal, dan meninggalkan bekas merah yang mengganggu. Lantas, bagaimana cara mengatasi kulit gatal akibat ulah kutu kasur? Intip trik jitunya pada ulasan berikut ini.
Cara ampuh mengatasi gigitan kutu kasur pada kulit
Sebenarnya, bekas luka akibat gigitan kutu kasur dapat sembuh sendiri dan hilang selama 1 sampai 2 minggu. Akan tetapi, Anda mungkin sudah tidak tahan dengan sensasi gatal di kulit dan ingin segera mengobatinya.
Tenang. Berikut ini kiat-kiat ampuh yang bisa Anda lakukan untuk mengobati gatal akibat kutu kasur, di antaranya:
1. Krim topikal
Sebagai langkah awal, segera oleskan krim topikal pada area kulit yang gatal karena gigitan kutu kasur. Ada dua jenis krim topikal yang bisa Anda pilih, yaitu krim topikal yang dijual bebas di apotek atau krim topikal dengan resep dokter.
Contoh krim topikal bebas di antaranya losion calamine atau krim lainnya yang mengandung dipenhydramine atau kortison. Karena obat ini dijual bebas, maka pastikan Anda benar-benar mengikuti aturan pemakaiannya pada kemasan. Jangan ragu untuk menanyakannya kepada apoteker bila Anda masih bingung.
Jika kulit gatal tak juga reda meski sudah dioleskan krim topikal, maka segera konsultasikan ke dokter terdekat. Dokter mungkin akan meresepkan salep doxepin atau krim kortison untuk membantu meredakannya.
2. Antibiotik

Kulit gatal akibat gigitan kutu kasur mungkin membuat Anda jadi tak tahan untuk menggaruknya. Namun, segatal apa pun itu, sebaiknya hindari menggaruknya supaya tidak menyebabkan infeksi bakteri sekunder.
Jika Anda telanjur mengalami infeksi kulit, maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk meringankan gejalanya. Antibiotik tersebut dapat berupa salep mupirocin (Bactroban®) atau obat minum seperti dipenhydramine (Benadryl®), tergantung dari seberapa parah infeksinya.
3. Rajin mengganti seprai

Ingat, mengobati gatal akibat kutu kasur tidak hanya sekadar mengoleskan salep atau minum antibiotik saja, lho. Semua ini bisa jadi sia-sia kalau Anda masih saja malas mengganti seprai kasur, tempat persembunyian si kutu kasur dan tungau.
Mulai sekarang, rajinlah mengganti seprai kasur, sarung bantal guling, dan selimut setidaknya 1-2 minggu sekali untuk mencegah gigitan kutu kasur di kemudian hari. Seprai harus dicuci menggunakan air panas supaya lebih efektif membunuh kutu kasur dan mencegahnya datang lagi.
Kabartangsel.com
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek3 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek3 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air






























