Bisnis
Ini Penambahan Frekuensi Perjalanan 7 KA Antarkota di Gapeka 2025

Dalam rangka meningkatkan layanan transportasi publik yang nyaman, cepat, dan tepat waktu, KAI secara resmi menambah frekuensi perjalanan untuk tujuh kereta api andalan. Kereta api tersebut adalah Argo Merbabu, Taksaka, Sawunggalih, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Harina, dan Pangrango. Penambahan frekuensi ini menjadi salah satu upaya KAI dalam memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Dengan pemberlakuan Gapeka 2025, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan. Penambahan frekuensi ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mendukung mobilitas masyarakat dengan kereta api,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
7 kereta api yang mengalami penambahan frekuensi perjalanan di Gapeka 2025 Per 1 Februari
– Kereta Api Argo Merbabu relasi: Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng (pp) 6 perjalanan dalam sehari
– Kereta Api Taksaka relasi: Gambir – Yogyakarta (pp) 6 perjalanan dalam sehari
– Kereta Api Sawunggalih relasi: Kutoarjo – Pasarsenen (pp) 6 perjalanan dalam sehari.
– Kereta Api Menoreh relasi: Semarang Tawang Bank Jateng – Pasarsenen (pp) 3 perjalanan dalam sehari
– Kereta Api Tawang Jaya Premium relasi: Semarang Tawang Bank Jateng – Pasarsenen (pp) 3 perjalanan dalam sehari.
– Kereta Api Harina relasi: Bandung – Surabaya Pasar Turi (pp) 4 perjalanan dalam sehari.
– Kereta Api Pangrango relasi: Bogor – Sukabumi (pp) 8 perjalanan dalam sehari.
“Selain itu, setiap kereta api yang beroperasi menggunakan sarana yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada penumpang. Kereta Api Sawunggalih dan Harina menggunakan Eksekutif Stainless Steel Generasi 1 dan Ekonomi Premium Stainless Steel. Menoreh dan Tawang Jaya Premium menggunakan Eksekutif Mild Steel dan Ekonomi New Image, sementara Pangrango menggunakan Eksekutif Mild Steel dan Ekonomi Premium Versi Modifikasi. Argo Merbabu menggunakan Eksekutif New Image, dan Taksaka menggunakan Eksekutif Stainless Steel New Generation,” jelas Anne.
Anne menambahkan, sarana-sarana tersebut hadir untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan nyaman bagi pelanggan. Penambahan frekuensi perjalanan kereta api antarkota tersebut juga merupakan komitmen KAI untuk terus mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.
“Melalui penambahan frekuensi perjalanan kereta api, diharapkan tidak hanya dapat menggerakkan mobilitas masyarakat. Tetapi juga perekonomian di daerah yang menjadi titik perhentian perjalanan kereta api,” tutup Anne.
Jabodetabek4 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Nasional5 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Banten6 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Banten7 hari agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Jabodetabek4 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan5 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama




















