Serang, Banten — Jaringan pemuda Peduli Kesejahteraan Sosial (JPPKS) Banten mendukung target Kementerian Sosial (Kemensos) untuk perluasan program Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di seluruh wilayah di Indonesia.
LKS yang rencananya akan dibentuk sebanyak 2000 titik oleh Kemensos dinilai dapat membantu penyandangan masalah sosial di masyarakat. Sehingga, persoalan sosial dapat tertangani secara integratif dan sistematis.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Koordinator JPPKS Banten, Ronny K. Suryanegara pada Rabu (1/3) di Serang, Banten.
“Seiring dengan target pembentukan LKS sebanyak 2000 titik oleh menteri sosial Ibu Khofifah Indar Parawansa, JPPKS menyatakan dukungan dan menyambut baik dengan rencana ini”, ucap Koordinator JPPKS Banten, Ronny K. Suryanegara melalui siaran pers yang diterima kabartangsel.com, Rabu (1/3).
Sikap JPPKS dikatakan oleh Ronny berdasarkan pada Permensos nomor 184 tahun 2011, bahwa LKS merupakan bentuk kontribusi nyata unsur-unsur masyarakat seperti pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh cendekiawan untuk ikut terlibat aktif, berpartisipasi dan berkolaborasi dalam mempercepat penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial,dan penanggulangan kemiskinan.
“LKS jadi tanggungjawab kita semua, tidak hanya pemerintah tapi juga seluruh lapisan masyarakat, ini pelembagaan dari rasa solidaritas masyarakat agar tercapainya kondisi sosial awareness dan sosial inslusive di masyarakat”, jelas Ronny.
Selain itu, Ia mengaku, secara swadaya JPPKS telah melakukan sosialisasi LKS di Banten. Ia berharap pembentukan LKS bisa terus ditambahkan, juga diimbangi oleh komitmen untuk dilibatkannya LKS secara maksimal sebagai mitra kemensos.
“Insyallah kami akan membantu melakukan perluasan LKS ini, terutama di wilayah tertinggal seperti Lebak dan Pandeglang di Banten. Secara swadaya sosialisasi melalui advokasi ke masyarakat sudah kami lakukan”, pungkas Ronny. (fid)
Jabodetabek1 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Nasional1 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional1 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional1 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional1 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Bisnis1 hari agoLoluna Luncurkan Diaper Barrier Cream
Bisnis1 hari agoIndomie Luncurkan Varian Hype Abis Mi Nyemek
Bisnis10 jam agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026











