Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa kemungkinan pasien positif yang belum teridentifikasi pasti ada. Ia menekankan kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Kita menyadari sepenuhnya bahwa belum seluruhnya kasus COVID-19 kita temukan. Kemungkinan masih ada kasus yang positif COVID-19 belum teridentifikasi dan berada di tengah kita,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Senin (6/7).
Bertambahnya jumlah kasus positif COVID-19 menjadi salah satu bukti kasus positif masih beredar di masyarakat.
“Kalau kita perhatikan penambahan kasus positif ini tidak mempengaruhi jumlah hunian tempat tidur di rumah sakit. Bahkan dalam tiga hari terakhir tingkat hunian tempat tidur baru terisi di kisaran 53%. Artinya masih ada separuh kapasitas tempat tidur yang belum terpakai,” ucap dr. Yuri. (rls/fid)
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional6 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek6 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten













