Kemenag Tangsel dan MUI Tangsel Gelar Istighotsah Doa dan Zikir Bersama

By on Jumat, 18 Oktober 2019
Kemenag Tangsel dan MUI Tangsel Gelar Istighotsah Doa dan Zikir Bersama

PAMULANG (Kabartangsel.com) – Kementerian Agama Kota Tangsel bekerjasama dengan MUI Tangsel menggelar Istighotsah, Doa dan Zikir Bersama pada Kamis (17/10/2019) yang dilaksanakan di masjid agung Al-Mujahidin, Pamulang, Tangsel.

Acara tersebut menindaklanjuti surat edaran yang disampaikan oleh Kementerian Agama RI pada tanggal 14 Oktober 2019, Nomor 44 tahun 2019 tentang Doa Bersama untuk Kedamaian, Persatuan, dan Keselamatan Bangsa.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rosyid, Sekda Tangsel, Muhamad, Ketua Pengadilan Agama Tigaraksa Kab Tangerang, Maman, Ketua Umum dan pengurus MUI Tangsel, KH. Saidih, KH. Syarif Rahmat SQ, KH. Kholisudin Yusa, Sekretaris PCNU Tangsel, Himam Muzahir, Ketua PD Muhamadiyah Tangsel, Burhanudin Yusuf, Wakapolres Tangsel, Kompol. Didi, Dandim 0506 Tangerang, dan para jemaah.

Kepala Kantor dalam sambutannya menjelaskan acara Istighotsah, Zikir, dan Doa bersama tersebut dalam rangka memohon kepada Allah SWT semoga bangsa Indonesia selalu diberikan keselamatan dan keamanan.

“Pada kesempatan ini mari sama-sama kita berdoa, terutama berkenaan dengan hari Ahad, 20 Oktober 2019 mendatang, di mana bangsa Indonesia akan menyelenggarakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Semoga hajat besar Bangsa Indonesia ini berjalan lancar dan sukses serta dijauhkan dari segala halangan dan musibah,” terangnya.

Untuk itu, tambahnya, diharapkan masyarakat Tangsel terus menjaga kondusifitas menjelang pelantikan.

“Mari kita buktikan bahwa masyarakat Tangsel adalah masyarakat yang cerdas, modern, dan religius. Tidak perlu melakukan aksi unjukrasa saat pelantikan. Lebih baik kita memperbanyak zikir dan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Tangsel, KH Saidih, menjelaskan sebagai masyarakat dan umat Islam yang baik tidak ada cara yang lebih tepat selain mendoakan para pemimpin, khususnya yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden lima tahun ke depan.

“Presiden Jokowi dan Wapres KH. Maruf Amin terpilih melalui Pemilu 2019 yang demokratis, maka wajib kita hormati dan doakan agar para pemimpin negara ini diberikan kesehatan dan keberkahan, sehingga dapat menghantarkan masyarakat Indonesia menjadi sejahtera,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, yang mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Tangsel untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kapolda Metro Jaya sudah menyampaikan agar masyarakat tidak melaksanakan aksi unjukrasa sampai dengan 20 Oktober 2019, kalau ada beda pendapat lebih baik dialog saja,” kata Bang Ben panggilan akrabnya.

Disela-sela doa dan zikirnya, KH. Kholisudin Yusa yang memimpin doa dan zikir mengajak jemaah mendoakan agar pelaksanaan pelantikan dan ke depannya Indonesia tetap dalam kondisi aman.

“Mari kita mendoakan agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden berjalan aman dan lancar. Kita juga berharap Presiden dan Wakil Presiden dapat menjalankan tugasnya dengan baik, diberikan kesehatan dan kekuatan,” tuturnya.

Acara Istighotsah, Zikir, dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa ini diikuti oleh 1.000 jemaah dari berbagai unsur yang ada di kota Tangsel. (Kemenag Tangsel)