Nasional
Kemenkes-UGM Gelar 5th Indonesia Tuberkulosis International Research Meeting (INA-TIME) di Yogyakarta

Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada menggelar Indonesia 5th Tuberkulosis International Research Meeting (INA – TIME) 2023 di Yogyakarta. Pertemuan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditandai dengan pemukulan gong.
Direktur Jenderal dan Pencegahan Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan INA – TIME merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan para peneliti, dokter, profesional, dan para pengambil kebijakan untuk berbagi dan bertukar informasi terbaru dan tantangan kesehatan Tuberkulosis di Asia Tenggara khususnya Indonesia.
Pertemuan akan diisi dengan berbagai konferensi, simposium serta panel-panel diskusi antar stakeholder. Dirjen Maxi pun berharap berbagai konferensi yang dilaksanakan selama INA-TIME, dapat menjadi media untuk mendorong kolaborasi dan pertukaran pengetahuan diantara para pemangku kepentingan dalam penelitian dan manajemen TBC.
5th INA-TIME akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari 31 Agustus sampai 2 September 2023. INA-TIME tahun ini mengangkat tema “Stepping up research to end TB”
Sejalan dengan tema tersebut, Dirjen Maxi mengungkapkan bahwa pertemuan INA-TIME juga akan menampilkan hasil KAP Survey tahun 2023 yang telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan Pusat Kedokteran Tropis Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Selain membahas isu-isu terkini seputar TB, pertemuan juga akan menampilkan hasil KAP Survey,” ucap Dirjen Maxi.
Kegiatan KAP Survey sendiri berlangsung selama 9 bulan, terhitung sejak Januari hingga September tahun 2023. Survei telah dilakukan pengambilan data di 6 Kabupaten/Kota.
Dirjen Maxi menjelaskan pelaksanaan KAP Survey dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi dasar mengenai pengetahuan, sikap dan praktik pasien TBC dan kontak untuk mengidentifikasi hambatan pencarian pengobatan
Selain itu untuk menggali pengetahuan, sikap dan praktik petugas kesehatan dan komunitas pada investigasi kontak serta untuk menggali pengetahuan, sikap dan praktik petugas kesehatan terkait dengan resistensi antimikroba.
“Saat ini, seluruh data sudah terkumpul dan dianalisis,” lanjut Dirjen Maxi.
Sebagai tindak lanjut dari selesainya kegiatan pengumpulan data serta data analisis, maka bertepatan dengan 5th INA-TIME turut dilakukan diseminasi untuk menyampaikan hasil KAP Survey 2023 kepada publik.
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional4 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian


























