Kemenpora Apresiasi Penyelenggaraan SOAS 2017

By: Jumat, 19 Mei 2017

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, menyampaikan sangat mengapresiasi penyelenggaraan Sudostasienspiele (SOAS) 2017 yang digelar di di Deutsche Schule Jakarta (DSJ), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kita Kemenpora sangat bangga dan sangat mengapresiasi event ini, karena olahraga telah dijadikan alat atau instrumen untuk pendidikan secara utuh,” kata Raden Isnanta, saat memberikan sambutannya dalam pembukaan SOAS 2017, Kamis (18/5/2017).

Baca juga: SOAS 2017 Resmi Dibuka

Di Indonesia, kata Raden Isnanta, secara garis besar olahraga dibagi olahraga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu olahraga prestasi, pendidikan, dan olahraga rekreasi. Dirinya menyampaikan, olahraga  tidak semata-mata untuk mencari kemenangan dalam kompetisi, akan tetapi harus diposisikan sebagai alat pendidikan dan sebagai pondasi pendidikan karakter.

“Saya yakin sekolah ini (DSJ-red) memposisikan olahraga tidak semata mata mencari kemenangan dalam kompetisi, akan tetapi memposisikan olahraga sebagai alat untuk persahabatan, belajar toleransi, sportifitas, disiplin, dan sebagainya,” ucapnya.

Raden Ananta melanjutkan, Jerman adalah negara yang kuat dalam olahraga prestasi. Hal ini tentunya patut dicontoh.

“Sekali lagi saya sangat mengapresiasi, semoga menjadi  contoh sekolah sekolah di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah DSJ, Peter Hoffmann, mengatakan dirinya sangat senang pada tahun ini DSJ menjadi tuan rumah penyelenggaraan SOAS 2017 yang diikuti oleh sekolah-sekolah Jerman dan Internasional dari seluruh Asia Tenggara. Dirinya mengajak kepada seluruh peserta SOAS 2017 Jakarta untuk selalu menjaga kebersamaan selama pelaksanaan kompertisi ini, sehingga menjadi event yang luar biasa.

“So let’s celebrate it together! Let’s celebrate youth and fair competitions in sports! Let’s celebrate the original Olympic ideas: understanding and being together in peace and friendship!,” tutup Peter Hoffmann. (fid)