Lifestyle
Kepribadian Ambivert Itu Seperti Apa? Kenali 3 Tanda dan Cirinya

Di tengah-tengah kepribadian ekstrovert dan introvert, ada kepribadian ambivert. Meski namanya kurang populer terdengar di telinga, Anda mungkin adalah salah satu orang yang punya kepribadian ini. Yuk, cek ciri-ciri kepribadian ambivert berikut ini.
Tanda dan ciri orang punya kepribadian ambivert
Tipe kepribadian introvert dan ekstrovert, pertama kali dibentuk atas gagasan seorang psikiater bernama Swiss Carl G. Jung pada tahun 1900-an. Orang yang introvert digambarkan lebih suka menyendiri, sementara orang yang ekstrovert cenderung lebih suka bersosialisasi dengan orang lain.
Namun, tidak semua orang dapat dikategorikan sebagai orang yang introvert maupun ekstrovert. Ada beberapa orang yang perilakunya bisa mengarah ke ekstrovert maupun introvert tergantung pada situasi tertentu. Inilah yang dikenal dengan kepribadian ambivert.
Seperti apa orang yang ambivert itu? Dilansir dari laman Health Line, ada beberapa perilaku yang menunjukkan bahwa Anda termasuk orang yang ambivert, antara lain:
1. Pendengar sekaligus pembicara yang baik
Orang yang ekstrovert lebih suka berbicara lebih banyak, sedangkan orang yang introvert cenderung lebih suka mengamati dan mendengarkan. Bagaimana dengan orang yang ambivert?
Mereka adalah pendengar sekaligus pembicara yang baik. Artinya, mereka tahu kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkan pendapat dan mendengarkan pendapat orang lain.
Mereka cenderung berpikir lebih dulu sebelum berucap dan dapat menjelaskan apa yang ia pikirkan secara bebas.
2. Nyaman bersosialisasi tapi juga butuh waktu menyendiri
Orang yang ambivert akan merasa nyaman dengan segala situasi, baik saat di keramaian bersama orang lain maupun menghabiskan waktu sendiri. Namun, kecendurangan dirinya sewaktu-waktu dapat berubah sesuai mood saat itu.
Jika seorang ambivert merasa lelah menghabiskan waktu bersama orang lain, ia akan menyisihkan waktu untuk dihabiskan sendirian.
3. Seorang “mood maker” yang mudah berempati
Orang ekstrovert cepat menawarkan solusi begitu temannya menghadapi masalah, sementara orang-orang introvert lebih cenderung menjadi tempat curhat karena mereka adalah pendengar yang ulung.
Nah, orang yang ambivert cenderung lebih dulu mendengarkan masalah secara keseluruhan, mengajukan pertanyaan, barulah mencoba memberikan solusi.
Seorang yang ambivert dapat membantu memecah kesunyian yang canggung. Hal ini memungkinakan orang yang introvert merasa nyaman untuk terlibat lebih lanjut dalam percakapan.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien






























