Pemerintahan
Tangsel Juara II Kota Langit Biru Terbaik Tingkat Nasional Kategori Kota Besar

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil merebut gelar juara II Kota Langit Biru Terbaik tingkat nasional kategori kota besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Untuk kategori yang sama, juara I diraih DI Yogyakarta dan Denpasar harus puas meraih gelar juara III.
Bagi Kota Tangsel, gelar ini adalah untuk kali kedua setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan sama pada 2014. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat dan diterima langsung oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Tangsel, Rahmat Salam, Kamis (17/12/2015).
Pihak pusat juga menilai, Pemkot Tangsel berhasil melakukan langkah inovatif untuk program menurunkan konsumsi BBM sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor transportasi. Hal ini juga berdampak pada berkurangnya beban emisi sektor transportasi.

Dalam program Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP) Langit Biru 2015 ini, menurut Rahmat Salam, Tangsel bersaing dengan 45 kota lainnya dari 33 provinsi untuk kategori kota besar. Sejumlah hal yang dievaluasi di antaranya uji petik emisi kendaraan bermotor, pemantauan kualitas udara jalan raya, pemantauan kualitas bahan bakar, dan pemantauan kinerja lalu lintas (kecepatan dan kerapatan).
“Kami memang rutin melakukan uji emisi gas buang kendaraan untuk menjaga kualitas udara. Sebab, sebagai kota besar, salah satu penyumbang kerusakan udara Tangsel yakni berasal dari gas buang kendaraan,” jelas Rahmat.
Atas penilaian tersebut, Kota Tangsel mendapat nilai di atas 80, sama seperti nilai yang didapat tahun sebelumnya. “Kami bersyukur mendapat Piala Biru Langit ini. Semoga hal ini kian memotivasi warga untuk terus menjaga lingkungan hidup di Tangsel dan berpartisipasi secara aktif dan produktif dalam menjaga kota kita dari pencemaran udara,” terang Rahmat.
Kemenangan ini, kata Rahmat, adalah keberhasilan semua pihak, baik masyarakat Tangsel maupun kalangan swasta serta elemen masyarakat. Ke depan, pihaknya akan memaksimalkan partisipasi masyarakat, termasuk kalangan swasta di seluruh wilayah Tangsel hingga tingkat kelurahan. “Program-program seperti penghijauan juga akan terus kami galakkan ke berbagai sekolah, perkantoran, kelurahan hingga lingkungan masyarakat,” ujar Rahmat seraya berharap agar para pengembang turut berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan.
Pada 2016, Pemerintah Kota Tangsel juga akan fokus pada penataan lingkungan di kawasan setu, sungai, penghijauan di median jalan serta penataan belasan taman kota dan hutan kota. (bs/kts)
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027




















