Dalam jejaring WhatsApp beredar pesan berantai yang menyebutkan Kementerian Kesehatan RI menyatakan akan terjadi ledakan kasus Covid-19 yang sangat luar biasa di Provinsi Jawa Timur.
Konon, pesan berantai itu juga menyertakan narasi yang menyebutkan beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien terinfeksi Covid-19, diantaranya menyebutkan Madiun 11.876 kasus, Magetan 300 kasus dan Kediri 575 kasus.
Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta informasi dalam pesan berantai itu tidak benar dan bukan berasal dari sumber kredibel.
Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Benny Sampirwanto memastikan kabar tersebut adalah hoaks.
“Tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa Kemenkes RI menyampaikan informasi bahwa akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur dan jumlah kasus yang disebutkan pada pesan berantai tersebut berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jawa Timur,” tegas Benny. (rls)
Banten3 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis3 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis3 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Bisnis3 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional3 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis3 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis3 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional3 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis











