Mendagri Tunggu Hasil Penyidikan Dari Polisi

By on Senin, 10 Desember 2018

Kabartangsel.com — Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menunggu hasil penyidikan tuntas dari pihak kepolisian terkait temuan karung berisi 2.005 e-KTP di Pondok Kopi, Duren Sawit Jakarta Timur , Sabtu (8/12) dua hari lalu.

Hal itu dikatakan Tjahyo saat di acara Rakornas Bawaslu, Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018). “Kami tunggu hasil penyidikan dari polisi,” ujar Tjahyo.

Dirinya menegaskan, situasi saat ini tahun politik sehingga sensitif sehingga sangat penting untuk dicari siapa yang bertanggung jawab membuat karungan e-KTP itu.

Tjahyo juga mengaku tidak menutup kemungkinan ada indikasi kepentingan politik. Apalagi terjadi di tahun menjelang pilpres. Pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kalau saya melihat ada indikasinya, ada unsur di sana walau itu e-KTP sudah kedaluarsa. Nanti ada konpers resmi setelah kami ketemu Kabareskirim (Komjen Arief Sulistyanto,” jelasnya.

Di tempat berbeda, Polisi mendalami unsur pidana di kasus tercecernya e-KTP di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur itu. Pembuang e-KTP tersebut juga terus dicari.

“Harusnya dihancurkan, bukan dibuang begitu. Ini kan masalahnya sekarang siapa yang membuang karung itu,” kata Kapolres Jaktim Kombes Tony Surya Putra. (WS/02)