Lifestyle
Mengenal Penyebab Tetanus dan Cara Penularannya • Hello Sehat

Anda muungkin selama ini hanya tahu bahwa kita bisa kena tetanus kalau menginjak paku di tanah. Benarkah penyebab tetanus hanya cuma itu?
Penyebab tetanus adalah bakteri
Tetanus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini memiliki spora untuk berkembang biak, dan mampu bertahan dalam waktu yang lama di luar tubuh.
Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh, spora berkembang biak dengan cepat dan melepaskan racun yang disebut tetanospasmin ke aliran darah. Racun ini cepat menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak dan sistem saraf.
Tetanospasmin mengganggu sinyal yang bergerak dari otak ke saraf sumsum tulang belakang hingga ke otot. Akibatnya akan menyebabkan kejang dan kekakuan otot. Kasus berat dari tetanus bisa membuat Anda berhenti bernapas dan meninggal.
Semua orang dari segala usia bisa terkena gejala tetanus. Namun, tetanus biasanya akan menjadi sangat serius jika menyerang bayi yang baru lahir. Tetanus neonatal biasanya berasal dari infeksi saat memutus tali pusat bayi baru lahir.
Bagaimana bakteri tetanus bisa masuk ke dalam tubuh?

Bakteri tetanus bisa ditemukan di setiap tempat. Spora bakteri C. tetani ada di mana saja di siktar kita. Yang paling banyak ada di tanah dan feses hewan.
Bakteri bisa masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau terkena tusukan benda tajam yang terkontaminasi, misalnya tertusuk paku.
Bakteri tetanus akan masuk ke dalam tubuh, dan spora berkembang biak menjadi bakteri baru dan mengumpul dalam luka. Kumpulan bakteri tersebut akan menghasilkan racun yang menyerang saraf motorik Anda dan langsung menyebabkan gejala tetanus.
Selain itu, cara umum lain penularan tetanus antara lain:
- Luka yang terkontaminasi dengan air liur atau kotoran
- Luka yang disebabkan oleh benda menusuk kulit seperti paku, serpihan kaca, jarum
- Luka bakar
- Luka yang dipencet
- Cedera dengan jaringan yang mati
Cara penularan tetanus yang jarang, antara lain:
- Prosedur operasi
- Luka dangkal (misalnya goresan)
- Gigitan serangga
- Penggunaan obat infus
- Suntikan ke otot
- Infeksi gigi
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Bisnis3 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental


























