Lifestyle
Menguak 4 Fakta Mengejutkan Seputar Susu Kental Manis

Susu kental manis (SKM) saat ini sedang marak dibicarakan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan larangan adanya tampilan anak pada label maupun kemasannya. Beberapa iklan bahkan ada yang ditarik dari peredaran karena tidak sesuai dengan aturan tersebut. Masih penasaran tentang berita susu kental manis? Berikut fakta-fakta seputar susu kental yang memiliki rasa manis ini.
1. Susu kental manis beda dengan susu sapi
Susu kental manis dibuat melalui proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Selain diuapkan, susu ini juga diberikan gula tambahan. Hal tersebut yang menyebabkan kandungan proteinnya rendah sementara kadar gula serta kalorinya tinggi.
Berbeda dengan kandungan susu sapi yang memiliki kadar protein cukup tinggi serta mengandung banyak vitamin lainnya yang diperlukan tubuh. Susu sapi juga dilengkapi dengan berbagai zat gizi lain seperti lemak, karbohidrat, kalsium, vitamin D, dan vitamin A.
Faktanya, satu saset SKM memiliki kalori sebesar 180 kkal dengan rincian 67% karbohidrat, 30% lemak, dan 3% protein. Sedangkan 1 gelas susu sapi segar memiliki kalori sebesar 146 kkal dengan rincian 49% lemak, 30% karbohidrat, dan 21% protein.
Dapat dilihat perbandingannya bahwa susu kental manis memiliki kandungan protein yang lebih rendah ketimbang susu sapi.
2. Bukan untuk diminum setiap hari
Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), susu yang bertekstur kental dan manis ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.
Kandungan gulanya yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes melitus. Susu tersebut sebaiknya hanya dikonsumsi sebagai pelengkap makanan atau minuman saja, tidak boleh setiap hari.
3. Tidak dianjurkan untuk bayi dan anak
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), susu kental manis tidak boleh diberikan pada bayi dan anak. Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) adalah kurang dari 10 persen total kebutuhan kalori.
Sementara, susu yang memiliki rasa manis yang kuat ini punya kadar gula tambahan yang tinggi dan melebihi batas tersebut. Dalam satu porsi (4 sendok makan) salah satu susu kental manis yang dijual di pasaran, kalorinya mencapai 130 kkal dengan kadar gula tambahan sebanyak 19 gram dan protein 1 gram.
4. Boleh kok dikonsumsi, asal jangan berlebihan
Anda pasti bertanya-tanya, jadi apakah susu kental manis aman dikonsumsi? Tentu saja bisa dikonsumsi, asalkan tidak berlebihan. Jangan jadikan susu yang punya rasa manis yang pekat ini sebagai pengganti ASI pada anak ataupun susu yang rutin dikonsumsi setiap harinya.
Selalu ingat, bahwa SKM berfungsi sebagai pelengkap makanan saja dan bukan merupakan susu yang baik untuk dikonsumsi secara rutin setiap harinya. Jika Anda minum es atau makan kue, susu kental manis tetap boleh digunakan.
Akan tetapi, jangan minum susu kental manis untuk diseduh atau dilarutkan di dalam air setiap harinya ya!
Kabartangsel.com
Bisnis4 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan5 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta5 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport5 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Banten6 hari agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Sport5 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3






















