Connect with us

Lifestyle

Panduan Menjaga Kehamilan Tetap Sehat dan Prima di Usia 40 Tahun

Bukan hal tidak mungkin jika wanita bisa hamil di usia 40 tahun ke atas. Akan tetapi, peluangnya bisa jadi lebih sulit dan penuh risiko dibandingkan wanita yang hamil di usia muda. Itulah kenapa, Anda wajib menjaga kehamilan dengan lebih ekstra supaya nantinya si calon buah hati dapat terlahir sehat dan sempurna.

Nah, saya memiliki beberapa tips penting yang wajib Anda lakukan supaya proses kehamilan hingga persalinan nanti berjalan dengan lancar. Yuk, baca terus ulasan berikut ini.

Hati-hati risiko komplikasi saat hamil di usia 40 tahun

Hamil di usia tua memang bukan hal yang mudah. Meskipun peluang masih ada, hamil di usia 40 ke atas lebih berisiko terkena komplikasi kehamilan.

Salah satu risiko terbesar yang mungkin terjadi saat hamil di usia 40 tahun adalah rentan mengalami keguguran. Bahkan, risiko kegugurannya bisa mencapai 70 persen, lho.

Advertisement

Belum berhenti sampai disitu, wanita yang hamil di usia 40 tahun juga berisiko mengalami persalinan prematur. Begitu juga sebaliknya, si calon bayi justru mungkin saja tak kunjung lahir karena kontraksinya berjalan lebih lambat.

Bukan hanya berdampak pada kesehatan ibu saja, calon buah hati Anda juga bisa terkena dampaknya, lho. Jika Anda tidak menjaga kehamilan dengan baik, risiko kematian bayi mendadak dalam kandungan (stillbirth) juga akan meningkat. Yang paling ditakutkan, bayi akan terlahir dalam bentuk yang tidak sempurna, baik secara fisik maupun perkembangan kromosomnya.

Contoh gangguan kromosom yang paling banyak terjadi adalah Down Syndrome. Ya, hal ini cukup sering dialami oleh wanita yang hamil di usia 40 tahun ke atas.

Panduan menjaga kehamilan di usia 40 tahun

Meski tidak mudah, namun bukan berarti Anda tidak bisa melahirkan bayi yang sehat dan sempurna di usia 40 tahun, lho. Yang terpenting, Anda harus benar-benar menjaga kehamilan dengan sebaik mungkin supaya kesehatan ibu dan bayi tetap optimal sampai persalinan tiba.

Advertisement

Untuk mengantisipasi berbagai risiko kehamilan, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kehamilan di usia yang tidak lagi muda, yaitu:

1. Periksa kehamilan rutin

Idealnya, pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan setelah terjadinya kehamilan, tapi justru harus dilakukan sebelum merencanakan kehamilan. Hal ini bertujuan untuk mengatisipasi perkembangan penyakit bawaan ibu yang dapat membahayakan janinnya.

Misalnya bila Anda punya diabetes, maka Anda wajib mengendalikan kadar gula darah supaya nantinya tidak menghambat kehamilan. Begitu juga bagi Anda yang punya berat badan berlebih, Anda dianjurkan untuk segera menurunkan berat badan guna menurunkan risiko komplikasi.

Advertisement

Selama hamil, pastikan Anda melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh dokter kandungan. Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan USG untuk mengetahui masalah yang dapat muncul selama kehamilan.

Mungkin saja, dokter kandungan akan bekerja sama dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk memantau kesehatan ibu hamil. Terlebih bagi Anda yang punya penyakit bawaan seperti diabetes, penyakit jantung, kolesterol, hipertensi, dan sebagainya. Beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan di antaranya skrining diabetes, pemeriksaan fungsi ginjal, hati, hingga jantung.

2. Jaga pola makan

manfaat vitamin b kompleks untuk ibu hamil

Saya rasa tidak ada makanan khusus yang harus dikonsumsi ibu hamil untuk menjaga kehamilannya tetap sehat. Yang terpenting, pastikan makanan yang Anda konsumsi mengandung zat gizi lengkap, terutama makanan yang menjadi sumber protein dan berserat tinggi.

Sebisa mungkin, jangan asal menuruti ngidam makanan yang umum terjadi saat hamil. Terlebih jika makanan yang Anda inginkan mengandung gula dan lemak tinggi seperti susu hamil, es krim, atau cokelat.

Advertisement

Alih-alih bikin tubuh jadi sehat, minum susu hamil atau makan makanan manis tersebut justru dapat meningkatkan risiko prediabetes atau bahkan diabetes. Sama halnya dengan makanan tinggi lemak yang bisa membuat berat badan Anda naik drastis.

3. Istirahat yang cukup

posisi tidur ibu hamil

Banyak orang yang bilang bahwa bedrest saat hamil itu penting supaya ibu tidak kecapekan. Padahal, anggapan ini salah, lho.

Perlu ditekankan bahwa ibu hamil adalah orang yang sehat, bukan orang yang sakit. Itulah sebabnya, ibu hamil tidak dianjurkan untuk bedrest tanpa alasan medis tertentu.

Berapa pun usia ibu hamil, entah itu di bawah atau di atas 35 tahun, tetap dianjurkan untuk beraktivitas normal seperti biasa. Justru kalau tidak beraktivitas, tubuh ibu hamil jadi mudah lemas dan memicu berbagai penyakit yang dapat membahayakan kehamilannya.

Advertisement

Ibu hamil yang malas gerak justru akan rentan terkena obesitas dan darah tinggi (hipertensi). Yang terpenting, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup supaya tubuh tetap sehat.

4. Minum suplemen asam folat

multivitamin saat hamil cegah autisme

Selain mengatur pola makan, ibu hamil juga dianjurkan untuk minum suplemen asam folat. Asam folat, atau vitamin B9, adalah salah satu nutrisi penting yang dapat membantu pertumbuhan janin dan melindungi dari risiko cacat lahir pada bayi.

Terlebih bagi Anda yang memutuskan untuk hamil di usia 40 tahun, asam folat dosis rendah tentu tidak akan cukup untuk melindungi tubuh ibu dan bayi selama kehamilan. Lagi-lagi, ini karena Anda berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan dibandingkan ibu hamil yang usianya lebih muda.

Asam folat dosis tinggi dianjurkan untuk dikonsumsi sejak 3 bulan sebelum kehamilan atau saat mulai merencanakan kehamilan. Nah, kebutuhan asam folat ini bisa Anda dapatkan lewat suplemen asam folat.

Advertisement

5. Olahraga rutin

manfaat prenatal yoga hamil

Ibu hamil boleh saja melakukan olahraga secara rutin, justru sangat dianjurkan. Akan tetapi, perhatikan lagi jenis olahraganya, ya.

Kalau Anda sudah terbiasa rutin olahraga sejak sebelum hamil, Anda boleh meneruskan olahraga tersebut apa pun itu. Namun kalau Anda belum terbiasa, pilihlah jenis olahraga intensitas ringan yang lebih aman untuk ibu hamil.

Sekarang ini sudah banyak pilihan olahraga untuk ibu hamil, mulai dari zumba, senam salsa, yoga, atau pilates. Tentunya, hindari olahraga angkat beban, treadmill, atau olahraga berat lainnya yang berisiko untuk kehamilan.

Usahakan untuk olahraga setidaknya 2 kali seminggu masing-masing selama 30 menit. Bila dirasa berat, Anda boleh juga membaginya menjadi 4 kali seminggu masing-masing 15 menit olahraga supaya lebih ringan.

Advertisement

6. Melakukan vaksin

imunisasi ibu hamil

Kondisi hamil membuat sistem kekebalan tubuh jadi menurun sehingga rentan terkena penyakit. Nah, disinilah pentingnya imunisasi saat hamil untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan bayi Anda kelak.

Begitu juga bagi Anda yang hamil di usia 40 tahun ke atas, Anda tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Ada 5 vaksin wajib yang idealnya dilakukan oleh semua ibu yang merencanakan kehamilan tanpa memandang faktor usia ibu. Vaksin tersebut di antaranya hepatitis B, tetanus/diphtheria/pertussis (Tdap), MMR, varisela, dan vaksin kanker serviks.

Selama Anda bisa menjaga kehamilan dengan baik, bukan hal yang tidak mungkin bagi Anda untuk bisa melahirkan dengan lancar. Bayi Anda pun juga akan terlahir dengan sehat dan selamat, sesuai dengan harapan Anda.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan2 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan2 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi3 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum4 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport5 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport5 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer