Kabartangsel.com, JAKARTA – Launching electronic traffic law enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat pagi tadi berlangsung meriah. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan artis Ibu kota Jakarta.
Wakapolri Komisaris Jendral (Komjen) Pol Ari Dono mengatakan, dalam penerapan teknologi tersebut diadakan di seluruh Jakarta. Bukan hanya berbicara berapa banyak yang ditangkap dan berapa banyak yang melakukan pelanggaran.
Namun, bagaiamana masyarakat bisa tertib dalam berkendara. “Harapannya kedepan, bahwa kesadaran masyarakat yang tadinya dipaksa akan tumbuh dengan sendirinya, lalu lintas tertib dengan sendirinya. Tak perlu ada lagi polisi di jalan, akan berkurang polisi,” kata Komjen Pol Ari Dono di kawasan Bundaran HI Minggu (25/11).
Ari Dono menambahkan, pelanggaran yang kerap dilakukan oleh masyarakat dalam berlalu lintas akan dengan sendirinya berkurang, karena menurutnya peraturan tersebut sudah tertanam dalam benak masyarakat. Sehingga akan timbul kesadaran dengan sendirinya.
“Karena yang ada dibenak masyarakat kita sudah ada mata dimana-mana, makanya kemudian kesadaran masyarakat meningkat,” imbuhnya.
Ari Domo menerangkan rencana dari program yang dicetuskan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya ini rencananya akan diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia nantinya.
“Insya Allah. Saya sampaikan tadi, sistem sudah ada. Tinggal menambah kekuatan saja, tambah hardware, maka akan bisa tergelar (penerapan E-TLE di seluruh wilayah Indonesia). Tentunya disesuaikan juga dengan kekuatan masing-masing daerah, karena tidak terlepas dari anggaran,” terang Komjen Pol Ari Dono.
Selain itu dirinya berharap, dalam penerapan tilang elektronik ini tidak hanya menjadi beban bagi pemerintah, atau dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) agar masyarakat lain (para pemilik perusahaan) dengan memasang close circuti television (CCTV) di pinggir jalan.
“Kami harapkan ini tak dibebankan saja pada pemerintah, tapi kesadaran masyarakat lain atau dibuat sebuah aturan Perda. Misalnya dalam membangun jaringan di pinggir jalan, wajib memasang CCTV dengan spek tertentu. Sehingga dengan otomatis, program pemerintah bisa berjalan,” ucapnya. (dik/JPC)
Pemerintahan6 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan6 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional5 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan5 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba














