Banten
Peresmian Tugu Pamulang

Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) meresmikan Tugu Pamulang di Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (8/01/2022) lalu.
Hadir pula, ketua fraksi Partai Gerindra DPRD Banten Agus Supriatna, anggota fraksi Partai Gerindra DPRD Banten Zaid Elhabib, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tangsel Arlan Marzan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Agus Tauchid, Asda II Muhammad Yusuf serta beberapa eselon II lainnya dan jajaran pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Wahidin Halim mengatakan awal rencana pembangunan Tugu Pamulang ini merupakan aspirasi masyarakat Kota Tangsel yang meminta untuk dilakukan revitalisasi, mengingat tugu lama kondisinya sudah tidak sesuai peruntukannya.
Tidak sampai di situ, partisipasi masyarakat dalam pembangunan Tugu Pamulang ini juga dilakukan pada tahap perencanaan desain bangunan yang melalui proses sayembara terbuka yang melibatkan seluruh masyarakat.
“Dan alhamdulillah sekarang sudah terlihat jauh lebih bagus dan indah dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, lebih bersih pula,” ucapnya.
Gubernur Wahidin berharap, dengan diresmikannya Tugu Pamulang ini bisa mendatangkan manfaat dan maslahat bagi masyarakat sekitar dari berbagai perspektif dan dimensi.
“Makanya saya secara optimal menyerap aspirasi masyarakat yang sudah tertuang di dalam sebuah tugu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Tugu Pamulang sempat mendapatkan kritikan keras dari masyarakat sekitar di tahun 2021 karena dianggap tak ubahnya seperti toren air. Namun, setelah sekitar sembilan bulan sejak berpolemik, wajah baru Tugu Pamulang diresmikan
Wajah baru Tugu Pamulang itu kini didesain sangat ikonik dan sangat merepresentasikan filosofi provinsi yang telah berusia 21 Tahun.
Ornamen khas Banten yakni logo mercusuar menjadi ciri khas dari landmark baru Kota Tangsel. Corak Pelabuhan Karangantu yang berlokasi di Kota Serang menambah kesan legendaris Tugu Pamulang juga dipadukan ornamen perahu dan ombak merepresentasikan kejayaan maritim Kesultanan Banten pada masa lalu. Selain itu, ada motif Tumpal Batik Betawi simbolkan keselarasan kosmik dan spiritual serta diyakini sebagai penolak bala.
Kampus6 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Pemerintahan6 hari agoDWP Bersama DLH Tangsel Berbagi Bersama Penyapu Jalanan
Nasional20 jam agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Pemerintahan6 hari agoDSDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal
Bisnis19 jam agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Bisnis5 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Bisnis19 jam agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Pemerintahan19 jam agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H




















