Nasional
Persiapan Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat mengenai Persiapan Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Ia mengungkapkan bahwa persiapan terkait kegiatan tersebut berjalan dengan baik.
“Persiapan seluruhnya progressing-nya cukup bagus, dari pertemuan working group maupun engagement group. Dan tentunya, tentu kita sedang memonitor kehadiran para pemimpin negara. Tapi dalam dua bulan ini Ministerial Meeting-nya cukup banyak,” ungkap Airlangga kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, (13/09/2022) siang.
Ia pun menyampaikan bahwa pemimpin-pemimpin negara yang diundang dalam pertemuan G20 telah mengonfirmasi kepada Kementerian Luar Negeri.
“Sudah ada, tapi itu sudah dengan Bu Menlu nanti,” ujarnya.
Terkait evaluasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Airlangga mengatakan bahwa akan ada. Rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang membahas secara khusus mengenai inflasi. Ia menyebutkan, rapat tersebut akan digelar di Surabaya, Jawa Timur.
“Ini baru mulai. Jadi kita lagi melihat, memonitor angka inflasi dan besok akan ada rapat inflasi, rapat koordinasi daerah dan pusat di Surabaya mengenai inflasi. Nah, besok kita akan beberkan apa faktor inflasi di masing-masing daerah. Sehingga kita menjaga, dua yang kita jaga, inflasi daripada bahan makanan dan inflasi dari transportasi,” jelasnya. (sk)
Serba-Serbi6 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap
Serba-Serbi6 hari agoKalender 2026 Pdf Free Download
Nasional6 hari agoBandara Internasional Banyuwangi Perkuat Peran sebagai Bandara Ramah Anak dan Ramah Lingkungan
Serba-Serbi6 hari agoAwal Puasa Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Banten6 hari agoJajaran Pengurus Bank Banten RUPS Luar Biasa Tahun 2026
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten dan Dindik Bahas Program Sekolah Gratis di APBD 2026
Banten6 hari agoBank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja
Banten6 hari agoBank Banten Didorong sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah



















