Nasional
Piala AFF 2018: Vietnam dan Myanmar Sempurna, Ini Klasemen Sementara Grup A

Kabartangsel.com – Persaingan di Grup A Piala AFF 2018 semakin memanas. Dua tim yakni Vietnam dan Myanmar sama-sama sempurna dari dua laga yang dilakoni. Pada laga Jumat (16/11), Vietnam secara perkasa menang 2-0 atas Malaysia. Sementara, Myanmar mengalahkan Laos dengan skor 3-1.
Dengan hasil itu, Vietnam dan Myanmar sama-sama mengoleksi 6 poin dari dua laga dan dua kemenangan. Namun, Myanmar yang berhak atas puncak klasemen karena lebih banyak memasukkan. Myanmar mamasukkan 7 gol dan kemasukan 2 gol. Sementara Vietnam memasukkan 5 gol dan belum kemasukan.
Malaysia sendiri berada di peringkat ketiga, juga dengan enam angka. Namun, mereka sudah memainkan tiga laga. Malaysia memasukkan 4 gol dan kemasukan 3 gol.
Myanmar menang 3-1 di kandang Laos (affsuzukicup.com)
Sedangkan Laos dipastikan tersingkir alias tak punya peluang ke babak semifinal. Dari tiga laga, Laos selalu menelan kekalahan. Sedangkan Kamboja juga cukup berat karena dari dua laga yang telah dilakoni selalu kalah.
Hasil Laga Grup A Piala AFF 2018
16 November 2018
* Laos 1-3 Myanmar (Innalay 14 – Aung Thu 45, Htet Phyoe Wai 72, Maung Maung Lwin 85)
* Vietnam 2-0 Malaysia (Phuong 11, A Duc 60)
Jadwal Laga Berikutnya Grup A Piala AFF 2018
20 November 2018
* Myanmar vs Vietnam
* Kamboja vs Laos
Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2018

Myanmar berada di puncak klasemen untuk sementara (affsuzukicup.com)
(epr/JPC)
Serba-Serbi6 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap
Serba-Serbi6 hari agoKalender 2026 Pdf Free Download
Nasional6 hari agoBandara Internasional Banyuwangi Perkuat Peran sebagai Bandara Ramah Anak dan Ramah Lingkungan
Serba-Serbi6 hari agoAwal Puasa Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Banten6 hari agoJajaran Pengurus Bank Banten RUPS Luar Biasa Tahun 2026
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten dan Dindik Bahas Program Sekolah Gratis di APBD 2026
Banten6 hari agoBank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja
Banten6 hari agoBank Banten Didorong sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah






















