Pemerintahan
Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Sertifikasi Guru Agama dan Perkuat Program Pendidikan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui program penguatan kompetensi dan sertifikasi guru.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat membuka Workshop Menjadi Guru Profesional dan Penguatan Kebangsaan, sekaligus penandatanganan MoU PPG Agama Islam dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Aula Blandongan Balai Kota Tangsel, Jumat (26/9/2025).
Dalam sambutannya, Pilar menekankan pentingnya peran guru sebagai pondasi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di Tangsel.
“Bapak Wali Kota (Benyamin Davnie) dan saya berpikir, kalau SDM Tangsel mau maju, kuncinya adalah bagaimana kesejahteraan guru. Betul? Karena bila gurunya sejahtera, gurunya menjadi guru profesional, disertifikasi, dilatih, Insyaallah SDM Tangsel itu lebih unggul daripada daerah lain,” ujarnya.
Menurut Pilar, guru bukan sekadar pengajar mata pelajaran, melainkan sosok yang membentuk karakter, menanamkan nilai kebangsaan, serta menuntun anak-anak menuju masa depan yang lebih cerah.
Pilar bahkan mengisahkan pengalaman pribadinya. Sejak kecil, ia merasakan betul peran guru agama yang begitu membekas dalam hidupnya, bahkan turut membentuk jalan kariernya hingga kini menjadi Wakil Wali Kota.
“Saya cuman ditanya sama wartawan saat itu, apa yang membuat Bang Pilar bisa mencapai (posisi) sekarang. Saya menyampaikan guru. Semua itu karena guru. Saya tidak mungkin berada di podium ini tanpa peran guru saya,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan Tangsel menjaga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 84,14 tak lepas dari kerja keras para pendidik. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menambah dukungan, mulai dari beasiswa, insentif, hingga program sertifikasi guru.
Bahkan, pada 2026 mendatang, Pemkot Tangsel tengah menyiapkan Program Seribu Sarjana untuk Guru dan Tenaga Pendidikan, bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP, serta bantuan operasional pendidikan untuk 10 ribu siswa.
“Tangsel tidak punya tambang emas atau laut luas, tapi kita punya SDM unggul. Itu harta paling berharga, dan guru adalah garda terdepan untuk menjaganya,” tutup Pilar.
Sementara itu, Salah satu perwakilan PPG Guru Agama Islam, menyambut baik langkah Pemkot Tangsel. Menurutnya, penguatan kapasitas guru melalui PPG dan berbagai program profesionalisme sangat penting agar guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern.
“Hari ini kita semua dapat mengikuti PPG S2 dengan penuh semangat, kami saling menguatkan, saling memotivasi dan bersama-sama berusaha menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya. Berharap semoga langkah ini menjadi jalan menuju kebaikan dan keberkahan bagi kita semua”.
Workshop ini diikuti ratusan guru agama dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di Tangsel, dengan dukungan penuh Kementerian Agama, UIN Syarif Hidayatullah, dan asosiasi profesi guru.
Program PPG ini bukan hanya meningkatkan kompetensi, tapi juga menegaskan bahwa profesi guru sangat dihargai. Diharapkan, dukungan ini berlanjut dan semakin merata. (fid)
Bisnis6 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek6 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Bisnis6 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis6 hari ago77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, BINUS Hadirkan Program Siap Karier
Bisnis6 hari agoSharp Indonesia Ajak Masyarakat Berpartisipasi di “Run for the Future” tanggal 21 Juni 2026
Sport6 hari agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Bisnis6 hari agoMorinaga Soya Hadirkan Allergy Smart Solution, Bantu Bunda Deteksi Risiko Alergi Si Kecil
Bisnis6 hari agoKebijakan Bebas Pajak EV Dinilai Percepat Pertumbuhan SPKLU Swasta




















