Kabartangsel.com — Peredaran narkoba jenis sabu jelang pergantian tahun terus dimonitor pihak kepolisian. Kali ini Satuan Reskrim Narkoba Polres Jakarta Timur di pimpin, oleh Kasubnit I Iptu Biher Harianja berhasil menangkap dua orang diduga, jaringan bandar narkoba di dua lokasi berbeda, dengan total barang bukti seberat 24,24 gram narkoba jenis sabu.
Dua pelaku itu antara lain, Redi M Aris yang ditangkap di belakang Pasar Inpres Ciracas, Jalan Mustika Ratu, Ciracas, Jakarta Timur, dengan barang bukti, seberat 17, 28 gram narkoba jenis sabu, pada Minggu (3/12) sekitar pukul 17.00 wib.
Sementara satu pelaku lagi yakni, Ali Murtopo (35) yang dibekuk tiga jam setelah pengembangan, atau penangkapan dari pelaku sebelumnya, di Jalan Beli Rt 10/10, Kel. Pekayon, Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dari penangkapan ini, polisi kembali mendapat barang buktinya sabu, seberat 6,96 gram.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Y. Tony Surya Putra melalui, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Dian T Agustina mengatakan, pengungkapan pihaknya ini dilakukan setelah menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait, peredaran narkoba yang terjadi dilokasi penangkapan tersangka Redi.
Berdasarkan laporan itu kemudian, tim melakukan penyelidikan disekitar lokasi tkp, dari hasil penyelidikan anggota melihat seseorang yang mencurigakan sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan. Selanjutnya, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut.
“Saat kami tangkap, dan digeledah ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu berupa 26 paket plastik klip dengan total, seberat 17,28 gram,” kata Dian, Senin (3/12/2018).
Adapun dari penangkapan ini, kata Dian, petugas pun langsung mengembangkan kasus ini guna memburu pelaku lainnya. Hasilnya tiga jam berselang, satu pelaku kembali di tangkap dilokasi berbeda sesuai, informasi dari pelaku sebelumnya.
“Jadi, setelah mengembangkan pelaku sebelumnya terkait, asal barang haram yang dimilikinya. Anggota pun berhasil menangkap pelaku kedua dengan barang bukti sabu, seberat 6.96 gram,” jelas Dian.
Sementara hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan anggota Satnarkoba Polres Metro Jakarta Timur guna penyelidikan lebih lanjut, dan pengembangan terhadap para pelaku lainnya. Dan atas perbuatannya, para pelaku bakal di jerat pasal Pasal 114 Sub 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (HAR/WS-02)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional2 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”













