Pemerintahan
RAPBD Tangsel Tahun 2014 Sebesar Rp 2.058 Triliun

Rancanganan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2014 ditetapkan sebesar Rp 2.058 triliun yang berasal dari peningkatan sumber Pendapatan Asli daerah (PAD) yang direncanakan Rp 799,9 milyar, dan perimbangan Rp 681,3 milIar dan pendapatan lain daerah yang sah sekitar Rp 577,2 milyar.
“Dengan RAPBD sebesar Rp 2,058 trilyun tentunya lebih tinggi atau meningkat dibandingkan RAPBD tahun 2013 yang lalu,” kata Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany usai mengikuti rapat paripurna penyampaian RAPBD di gedung DPRD, Kamis (16/1).
Menurut dia, peningkatan itu bersumber dari PAD yang dirancang sebesar Rp 799,98 milyar, dana perimbangan Rp681,35 milyar dan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 577,21 milyar. Untuk komponen belanja daerah tahun 2014 diperkirakan mencapai Rp 2,276 trilyun dan tahun 2013 hanya mencapai Rp 1,7 triliun yang dipergunakan untuk membiayai penyelenggaraan fungsi pemerintahan.
Untuk belanja daerah tahun 2014 sebesar Rp 2,276 triliun diperkirakan untuk belanja tidak langsung (BLT) Rp 590,45 miliar yang terdiri darii belanja pegawai sebesar Rp 538,33 miliar, belanja hibah sebesar Rp 17,45 miliar, belanja bantuan sosial sebesar Rp20 miliar, belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota, pemerintah daerah dan partai politik sebesar Rp500 juta serta belanja tidak terduga sebesar Rp14,16 miliar.
Sedangkan untuk Belanja langsung direncanakan sebesar Rp 1,686 triliun, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 211,25 miliar, belanja barang dan jasa sebesar Rp 600,52 miliar dan belanja modal sebesar Rp 874,26 miliar.
Peningkatan itu, tambah Airin Rachmi Diany karena untuk program dan kegiatan yang mendesak serta penting sesuai prioritas pembangunan daerah 2014. “Komponen penerimaan pembiayaan tahun 2014 direncanakan sebesar Rp 217,93 miliar yang berasal dari sisa lebih penghitungan anggaran (silpa) APBD Perubahan 2013,” tuturnya. (ant/pk/kt)
Jabodetabek3 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis2 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Nasional3 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional3 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional3 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Bisnis2 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Nasional3 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Bisnis3 hari agoLoluna Luncurkan Diaper Barrier Cream


















