Pemerintahan
Tahun Ini, Pemkot Tangsel Bedah Ratusan Rumah Tak Layak Huni

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melanjutkan program perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RUTLH) menjadi layak ditempati.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Benyamin Davnie usai meresmikan rumah layak huni di Kademangan, Setu, pada Kamis (07/09).
“Alhamdulillah di tahun ini kurang lebih 350an rumah tak layak huni se-Tangerang Selatan diperbaiki,” ucap Benyamin.
Bedah rumah ini, kata Benyamin, dilakukan di tujuh kecamatan yang ada di Tangerang Selatan.
“Untuk di Kecamatan Setu, ada 49 rumah tak layak kami perbaiki,” terang Benyamin.
Ia menegaskan program ini sebagai komitmennya dalam memastikan kehidupan masyarakat Tangerang Selatan yang layak.
“Pemerintah kota tidak bisa membiarkan warganya berada dalam kondisi yang tidak baik. Rumahnya terutama karena itu tempat berteduh, apalagi prinsip kota ini Tangerang Selatan adalah rumah kita dan kota kita,” tegas Benyamin.
Atas hal itulah ia menjamin di masa kepemimpinannya bedah rumah menjadi program prioritas bagi masyarakat. Ditambah program sanitasi, pemasangan tangki septik.
“Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat untuk seluruh warga Tangerang Selatan,” tutupnya. (*)
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden



























