Lapangan terbang Pondok Cabe. Lapangan terbang ini mungkin tidak asing bagi orang Tangerang Selatan (Tangsel). Sehari-hari jika ingin bekerja kadang kita melihat dan melewati lapangan terbang ini. saya selalu bertanya-tanya, kapan lapangan terbang ini dibuat? dan siapa yang membuat?.
Lapangan terbang Pondok Cabe dibuat pada awal bulan Februari tahun 1942 oleh Belanda ketika mereka tahu bahwa Jepang melakukan Invasi ke Asia Tenggara, termasuk Hindia Belanda kala itu. ketika lapangan terbang Cililitan dan Bekasi sudah rampung akhir tahun 1941, militer Belanda membuat lapangan terbang pondok Cabe untuk keperluan militer dan Evakuasi warganya jika Jepang sudah memasuki ibu kota.
Pembangunan lapangan terbang ini dibuat berdasarkan tata letak yang strategis untuk melakukan Evakuasi dini warga Belanda.
1. Daerah pondoktjabe pada masa itu adalah padang rerumputan.
2. Tidak jauh dari daerah Meester Cornelis, Pabayoran, Paroeng dan jalan raya Buitenzorg.
3. Tidak jauh dari stasiun Djoerangmangoe.
4. Evakuasi dari arah Utara (Batavia) dan Selatan (Buitenzorg) memungkinkan.
Belanda pada akhir bulan sudah rampung dalam pembuatan landasan pacunya, tetapi tidak sempat membuat bangunanya karena Jepang sudah dengan cepat menguasai daerah Pabayoran. Maka pengerjaan untuk membuat bangunan pendukung Lapangan terbang pondoktjabe dihentikan.
Pengerjaan lapangan terbang Pondoktjabe lalu dilanjutkan oleh Tentara Jepang. Untuk pertahanan Lapangan terbang Pondoktjabe tidak di jelaskan. tetapi jika musim hujan tiba jalan untuk menuju lapangan terbang akan terasa sulit karena berlumpur. Belanda sudah mengantisipasi jika Lapangan terbang PondokTjabe direbut oleh musuh, maka pasukan Paratroopers dapat diturunkan di sekitar sawah dekat dengan Kali doekoe dan situ Pamoelang (nama Pamulang sudah tercatat sejak tahun 1901).
Ditulis oleh: Argi Arafat
Sumber: SPECIAL REPORT, ALLIED GEOGRAPHICAL SECTION S W P A. Departemen pertahanan Canbera. 20 Februari 1942.
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf













