Banten
Tanto VS Masrori, Siapa yang Akan Rebut Ketua KNPI Banten?

Pemilihan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten masuk tahap debat kandidat. Hadir dalam acara debat ini dua kandidat calon Ketua KNPI Banten antara lain Tanto W Arban, merupakan menantu Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Masrori.
Sebelumnya 6 Desember lalu, ada lima kandidat yang mencalonkan diri menjadi Ketua KNPI Banten. Dari lima nama yang masuk ke meja panitia seleksi Ketua KNPI Banten antara lain Yayat Dinar, Candra Ariandika, M Fakhruddin, Tanto W Arban, dan Masrori.
“Setelah dilakuan pleno DPD ada tiga nama yang tidak lolos ke tahap selanjutnya, guna mengikuti Musda di Anyer. Tiga nama tersebut, Yayat Dinar ber-alasan mengundurkan diri, M Fakhruddin dan Candra Ariandi tidak lolos verifikasi pleno DPD,” ujar Ketua OC Musprov KNPI Banten Iwan Subhi kepada wartawan sebelum debat kandidat dimulai di Gedung KNPI Banten, KP3B, Palima Serang, Rabu (11/12/2013).
Panelis yang akan menguji kemampuan dan wawasan dua kandidat yaitu tokoh pemuda Eli Mulyadi dan akademisi dan anggota Komisi Informasi Banten Amas Tadjuddin.
Hadir pula dalam acara ini semua pengurus DPD KNPI se-Banten, tokoh masyarakat dan elemen pemuda dari Organisasi Kepemudaan (OKP) di Banten pendukung kandidat.
(oz/kt)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden























