JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo angkat bicara soal tercecernya 2.005 buah kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tjahjo menyebut sudah berhasil menemukan siapa pelaku yang membuang ribuan e-KTP tersebut.
“Siapa yang buang karena indikasi orang sama yang dulu di Bogor, yang sekarang tercecer rumahnya kok berdekatan, mudah-mudahan ini bisa diungkap apa motivasinya,” kata Tjahjo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12).
TJahjo tidak menampik, tercecernya ribuan e-KTP serta blanko yang dijual dalam toko online membuat kegaduhan politik. Sebab hal ini berdekatan dengan Pemilu 2019.
“Tapi secara prinsip mengganggu sistem ini sama aja dengan uang palsu. Karena semua sistem sudah bisa digunakan,” ucapnya.
Kendati demikian, Tjahjo menyebut Polri telah memeriksa 10 orang terkait tercecernya e-KTP tersebut. Dia menuturkan, pelakunya akan diungkap oleh Polri.
“Sudah ada, kami nggak mau dahului polisi. Nanti ada konpers resmi setelah kami ketemu Kabareskirim,” pungkasnya. (rdw/JPC)
Bisnis6 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek6 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Bisnis7 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026
Bisnis6 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Nasional7 hari agoHari Kebangkitan Nasional 2026, Prof Asep Saepudin Jahar Tekankan Kebangkitan SDM, Inovasi, dan Kemandirian Menuju Indonesia Emas 2045
Bisnis6 hari ago77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, BINUS Hadirkan Program Siap Karier
Bisnis6 hari agoSharp Indonesia Ajak Masyarakat Berpartisipasi di “Run for the Future” tanggal 21 Juni 2026
Nasional7 hari agoMenteri Maman Abdurrahman Apresiasi Pemkab Sragen Hadirkan KURDA Bunga 0 Persen untuk UMKM














