Connect with us

Lifestyle

Ternyata, Begini Caranya Orang yang Koma Bisa Tetap Makan dan Minum • Hello Sehat

Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran Anda saat mendengar kata koma? Kebanyakan orang mungkin akan menggambarkan koma sebagai kondisi tidak sadarkan diri alias tidur panjang karena penyakit tertentu. Seperti yang Anda tahu, orang yang sedang tidur tentu tidak bisa makan dan minum sampai dirinya terbangun. Lantas, bagaimana dengan pasien koma? Kira-kira, bagaimana cara pasien koma makan dan minum, ya? Tenang, temukan jawabannya pada ulasan berikut ini.

Koma itu seperti apa, sih?

Sederhananya, koma adalah kondisi hilangnya kesadaran dalam jangka waktu yang lama. Koma bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya karena cedera atau trauma di bagian kepala, penyakit sistem saraf, penyakit metabolik, infeksi, atau stroke.

Hal-hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan atau perdarahan di bagian otak. Akibatnya, tekanan di rongga kepala jadi meningkat dan menghambat aliran darah berisi oksigen yang menuju ke otak. Kondisi inilah yang membuat seseorang jadi hilang kesadaran hingga mengalami koma.

Advertisement

Koma bukan berarti mati

Orang yang sedang koma tidak bisa menggerakkan seluruh bagian tubuhnya, mulai dari mata, telinga, mulut, tangan, hingga kaki. Mereka juga tidak bisa merespon rasa sakit, cahaya, atau suara yang ada di sekitarnya.

Namun, perlu dicatat bahwa orang yang sedang koma bukan berarti otaknya sudah tidak lagi berfungsi alias mati. Orang yang sedang koma masih hidup, tapi tidak dapat merespon keadaan di sekitarnya secara normal.

Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), pasien koma biasanya hanya bisa meringis, tersenyum, atau menangis sebagai bentuk refleks tubuhnya.

Pasien koma tetap butuh makan dan minum

kemoterapi adalah pengobatan kanker Prednison obat apa

Manusia membutuhkan makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari. Apalagi kalau Anda sedang sakit, Anda tentu membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak supaya tubuh cepat pulih dan sembuh.

Advertisement

Hal ini berlaku juga untuk orang yang sedang koma. Sekalipun dalam kondisi tidak sadar, pasien koma tetap membutuhkan asupan makanan dan minuman supaya fungsi organ tubuhnya tetap berjalan dengan baik.

Namun yang jadi pertanyaan, bagaimana cara pasien koma makan dan minum? Padahal, Anda tentu tahu bahwa pasien koma tampak seperti sedang tertidur sehingga tidak memungkinkan untuk makan atau minum.

Penjelasannya begini. Koma adalah keadaan medis yang serius dan perlu dipantau secara berkala. Itu kenapa dokter dan tim medis lainnya akan selalu memastikan sistem pernapasan dan sirkulasi darah pasien berjalan dengan baik supaya jumlah oksigen menuju otak pasien tetap stabil.

Bagaimana cara pasien koma makan dan minum?

Cara pasien koma makan dan minum tentu tidak sama seperti orang normal lainnya. Karena pasien koma tidak dapat menelan atau mengunyah, maka makanan atau minuman akan diberikan dalam bentuk yang lain.

Advertisement

Pasien koma makan dan minum melalui cairan infus yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah venanya. Cairan infus tersebut mengandung elektrolit, yang terdiri dari garam atau zat lainnya, untuk mencegah pasien koma dari kelaparan atau dehidrasi.

Tergantung dari kondisi pasien, dokter juga dapat membuat tabung nasogastrik untuk memungkinkan pasien koma makan dan minum. Tabung nasogastrik ini dimasukkan melalui hidung, lalu ke tenggorokan, dan berakhir di lambung untuk mengalirkan cairan dan nutrien ke dalam tubuh pasien.

Namun, jenis tabung ini hanya bisa digunakan selama 1-4 minggu saja. Jika lebih dari 4 minggu, maka tabung nasogastrik ini biasanya akan diganti dengan selang PEG.

Selang PEG atau Percutaneous Endoscopic Gastronomy adalah selang makanan permanen yang dimasukkan dari kulit perut langsung ke dalam perut pasien. Lewat selang ini, makanan buatan akan dimasukkan langsung ke dalam lambung untuk dicerna oleh pasien koma.

Advertisement

Yang dapat dilakukan saat mengunjungi pasien koma

Memang tidak banyak yang bisa Anda lakukan saat mengunjungi anggota keluarga atau teman yang sedang mengalami koma. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merangsang reflek pasien terhadap kehadiran Anda. Caranya sebagai berikut:

  • Sapa pasien dengan nada lembut supaya pasien tahu bahwa Anda sedang mengunjunginya.
  • Bicarakan hal-hal baik, sebab pasien koma mungkin saja mendengar apa yang Anda ucapkan.
  • Tunjukkan rasa cinta dan dukungan Anda, misalnya dengan memegang tangan atau sekadar mengelus kulitnya pelan-pelan. Meski terlihat sederhana, cara ini bisa membuat pasien merasa nyaman dengan kehadiran Anda.

Walaupun pasien tidak bisa memberikan respon banyak, tetap tunjukkan dukungan Anda terhadap pasien. Semakin besar dukungan Anda, maka semakin besar pula semangat pasien untuk tetap hidup dan bangun dari tidur panjangnya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan1 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi3 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum4 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer