Lifestyle
Tips Memilih Sepatu untuk Anak yang Memiliki Telapak Kaki Datar

Kondisi kaki datar pada anak-anak biasanya disebabkan karena anak memiliki tulang dan sendi yang sangat lentur. Dampaknya, tulang dan sendi telapak kaki cenderung mendatar mengikuti tempat anak berdiri. Kondisi ini tidak berbahaya, tapi anak dengan kaki yang datar biasanya merasa tidak nyaman ketika memakai sepatu yang tidak sesuai.
Lantas, bagaimana cara memilih sepatu yang cocok agar si kecil bisa beraktivitas dengan nyaman?
Cara memilih sepatu untuk anak berkaki datar
Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, sepatu yang salah juga bisa menyebabkan cedera saat beraktivitas. Oleh sebab itu, Anda perlu teliti dalam memilih ukuran, bahan, serta jenis sepatu yang hendak digunakan.
Berikut adalah beberapa kiat saat memilih sepatu untuk anak dengan kaki yang datar.
1. Mengukur kaki anak

Sebelum membelikan si kecil sepatu, pastikan Anda sudah mengukur kakinya dengan tepat. Bila perlu, mintalah bantuan seorang profesional, seperti dokter anak agar hasil pengukuran lebih rinci dan tepat.
Mengutip panduan yang diterbitkan oleh Association of Paediatric Chartered Physiotherapists di Inggris, sepatu yang terlalu sempit tidak memberikan ruang bagi jari kaki anak untuk tumbuh. Akibatnya, jari kaki anak berisiko tumbuh secara tidak normal.
2. Memastikan sepatu cukup lentur
Sepatu untuk anak dengan kaki yang datar harus cukup lentur. Untuk mengujinya, coba tekuk kedua ujung sepatu serta kedua sisinya. Sepatu yang ideal adalah sepatu yang membantu kaki anak menekuk dengan leluasa.
Akan tetapi, perlu diingat bahwa sepatu untuk buah hati Anda juga harus mampu menyokong kakinya. Terutama pada bagian tumit yang menahan bobot tubuh. Pilihlah sepatu yang mudah ditekuk, tapi pastikan bagian tumitnya tetap kokoh dan kaku.
3. Memilih jenis sepatu sesuai kebutuhan


Setiap jenis sepatu memiliki fungsi dan karakteristik tersendiri. Jika Anda hendak membelikan sepatu lari atau training, pastikan ukurannya pas dengan kaki si kecil agar ia merasa nyaman. Hindari bahan sintetis yang membuat kaki lebih banyak berkeringat.
Apabila Anda hendak memberikan sepatu mode, hindari sepatu dengan hak yang rata seperti flat shoes atau sepatu balet. Sepatu ini tidak memberikan bantalan yang empuk bagi anak dengan kaki yang datar sehingga dapat menimbulkan nyeri.
4. Memilih sepatu yang bisa dikencangkan
Sepatu untuk anak berkaki datar sebaiknya dilengkapi dengan tali, sabuk, atau perekat Velcro. Dengan demikian, alas sepatu tidak bisa bergeser dari tumit ketika anak sedang beraktivitas. Hal ini juga sekaligus mencegah anak terpeleset atau mengalami cedera.
Sebaliknya, sepatu tanpa tali seperti slip-on dapat memberikan beban bagi jari kaki. Pasalnya, anak tanpa sadar akan mengepalkan jari kakinya untuk menahan posisi sepatu. Meski tidak sepenuhnya dilarang, sepatu dengan model ini sebaiknya hanya digunakan sesekali.
5. Melengkapi sepatu dengan insole khusus

Sumber: Wiki HowAnak dengan kaki yang datar memerlukan sepatu dengan alas yang melengkung. Jika Anda tidak dapat menemukan sepatu seperti ini, Anda dapat melengkapi sepatu si kecil dengan insole (alas sepatu) yang dirancang khusus untuk pemilik kaki datar.
Insole berguna untuk mengurangi tekanan pada lengkungan kaki dan meredakan nyeri. Untuk memperoleh manfaat ini, pilihlah insole yang lentur, cukup empuk, serta memiliki ukuran yang sesuai dengan kaki anak.
Jenis sepatu apa pun yang Anda pilih untuk buah hati, kuncinya adalah mencari sepatu yang nyaman dipakai sejak awal. Pastikan sepatu cukup nyaman digunakan saat anak berdiri diam, berjalan, berlari, serta berjongkok.
Kurangi penggunaan slip-on, flat shoes, serta sepatu beralas rata yang memberikan tekanan berlebih pada kaki anak yang datar. Pilihlah sepatu berukuran pas, beralas empuk, serta dilengkapi lengkungan pada bagian telapak kaki bila memungkinkan.
Kabartangsel.com
Bisnis7 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Jabodetabek7 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Bisnis7 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis7 hari ago77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, BINUS Hadirkan Program Siap Karier
Bisnis7 hari agoSharp Indonesia Ajak Masyarakat Berpartisipasi di “Run for the Future” tanggal 21 Juni 2026
Sport6 hari agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Bisnis7 hari agoKebijakan Bebas Pajak EV Dinilai Percepat Pertumbuhan SPKLU Swasta
Bisnis7 hari agoMorinaga Soya Hadirkan Allergy Smart Solution, Bantu Bunda Deteksi Risiko Alergi Si Kecil

























