Banten
UMK Kabupaten/Kota di Provinsi Banten Tahun 2023

Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Banten mengalami kenaikan untuk Upah Minimum di Tahun 2023. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Drs. H. Septo Kalnadi, MM mengatakan, kenaikan UMK Provinsi Banten di tahun 2023 bervariasi mulai dari 6,17 persen hingga 7,30 persen.
Septo Kalnadi mengatakan, kenaikan upah minimum itu telah tercatat dalam Surat Keputusan Gubernur Provinsi Banten tanggal, 7 Desember 2022 tentang Upah Minimum pada 8 (delapan) Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten.
“Keputusan ini merupakan jaring pengaman sosial dalam rangka melaksanakan fungsi perlindungan upah bagi pekerja atau buruh, dan kelangsungan usaha bagi perusahaan atau dunia usaha di Provinsi Banten,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten.
Septo Kalnadi menyampaikan, upah minimum adalah upah bulanan terendah, dan hanya berlaku bagi pekerja atau buruh yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun. “Pengusaha yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan upah minimum, dilarang mengurangi atau menurunkan besaran upah yang telah dibayarkan,” tegasnya.
Berikut adalah daftar Upah Minimum Kabupaten/Kota, di Provinsi Banten sesuai Keputusan Gubernur Banten Nomor 561Kep.318-Huk/2022.
Daftar Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Banten
– Kabupaten Pandeglang
Upah minimin di Kabupaten Pandeglang tahun 2023 adalah Rp. 2.980.351,46
– Kabupaten Lebak
Upah minimum di Kabupaten Lebak tahun 2023 adalah Rp. 2.944.665,46
– Kabupaten Serang
Upah minimum di Kabupaten Serang tahun 2023 adalah Rp. 4.492.961,28
– Kabupaten Tangerang
Upah minimum di Kabupaten Tangerang tahun 2023 adalah Rp. 4.527.688,52
– Kota Tangerang
Upah minimum di Kota Tangerang tahun 2023 adalah Rp. 4.584.519,08
– Kota Tangerang Selatan
Upah minimum di Kota Tangerang Selatan tahun 2023 adalah Rp. 4.551.451,70
– Kota Cilegon
Upah minimum di Kota Cilegon tahun 2023 adalah Rp. 4.657.222,94
– Kota Serang
Upah minimum di Kota Serang tahun 2023 adalah Rp. 4.090.799,01
Septo Kalnadi menjelaskan, dalam mengajukan rekomendasi terkait upah minimum, Bupati/ Walikota tentunya mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Septo Kalnadi menegaskan, keputusan itu mulai berlaku pada 1 Januari 2023, pengusaha wajib melaksanakan ketentuan ini mulai 1 Januari 2023.
#ppiddisnakertrans
#disnakertrans
#disnakertransbanten
#nakertranschannel
#pemprovbanten
#upahminimum
#umkbanten
#umk
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku























