Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanannya di Provinsi Jawa Timur (Jatim) dengan mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/6) siang.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lepas landas pada pukul 13.00 WIB dari Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jatim.
Tiba pada pukul 13.45 WIB di Bandara Internasional Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Presiden disambut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan kemudian mencoba alat cuci tangan dengan adaptasi kebiasaan baru yang berada di depan ruang tunggu.
Setelah itu, Presiden dan rombongan langsung menuju pasar tradisional dan Pasar Pelayanan Publik Rogojampi.
Sore harinya, Presiden dijadwalkan untuk menuju Pantai So Long untuk meninjau kesiapan adaptasi kebiasaan baru di destinasi wisata tersebut.
Pada petang hari, Presiden akan kembali ke Bandara Internasional Banyuwangi untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Banyuwangi antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Gubernur Jawa Timur Khofiah Indar Parawansa, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (rls/fid)
Nasional3 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis3 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis3 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis3 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Hukum13 jam agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur
Pemerintahan2 hari agoSambut Idulfitri 2026, Pilar Saga Ichsan Bersama Kemenhub Lepas Peserta Mudik Gratis dari Terminal Pondok Cabe
Jabodetabek1 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara










