Opini
Wapres Ma’ruf Amin vs Aktor Non Negara
Oleh: Muhammad Aras Prabowo
ISU soal kinerja Wapres yang pasif adalah antitesis bahwa sebenarnya saat ini KH. Ma’ruf Amin berada pada perfoma kinerja terbaiknya.
Hanya saja, kerena beliau tidak memiliki kepentingan politik 2024, sehingga publikasi kinerja menurutnya tidak lebih penting dari pada kinerja itu sendiri.
Sosok ke-ulama-an yang melekat pada diri Wapres, membuatnya terbiasa bekerja di dalam kesunyian, tidak membutuhkan publisitas tapi mengedepankan kepentingan ummat dan bangsa Indonesia.
Saya berpikir bahwa performa KH. Ma’ruf Amin saat ini membuat sejumlah aktor non negara merasa terusik dan terancam. Aktor non negara adalah korporasi dengan sistem ekonomi kapitalis yang selalu berusaha mendominasi sebuah negara.
Bahkan saat ini ada anggapan bahwa dunia ini diatur oleh aktor tersebut. Hanya segelintir orang saja mengatur roda dunia ini, dan mereka itu berlindung dibalik korporasi.
Pikiran saya bukan tanpa alasan. Pasalnya jauh sebelum KH. Ma’ruf Amin jadi Wapres beliau telah berperan strategis dalam mendorong konsep ekonomi syariah. Dan menurut saya bahwa ekonomi syariah adalah antitesis dari ekonomi kapitalis yang saat ini mendominasi Indonesia bahkan dunia.
Sehingga menjadi wajar bahwa saat ini Wapres Ma’ruf Amin sedang berjuang untuk mengikis dominasi aktor non negara di Indonesia.
Sangat sulit menemukan aktor negara/pembantu presiden yang berani berhadap-hadapan dengannya. Bahkan kecenderungannya, partai-partai politik memiliki hubungan gelap dengan aktor non negara untuk kepentingan politik dalam pemilu dan pilkada sebagai investor.
Perjuangan KH. Ma’ruf Amin adalah untuk umat dan bangsa Indonesia dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Nasional5 hari agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

































