Banten
WOW….Kuliner dan Cinderamata Tangsel Tembus Pasar International
Kota Tangerang Selatan memiliki makanan dan cinderamata khas yang beraneka ragam bentuknya. Hal ini mendorong Pemerintah Daerah untuk terus membantu mengembangkan para pelaku usaha besar dan kecil agar mampu bersaing di pasaran.
Demikian disampaikan Walikota Airin Rachmi Diany, usai membuka acara Festival Kuliner dan Cinderamata di Serpong, Rabu, 24 Oktober 2012. “Mudah-mudahan bisa menjadi ajang promosi bagi kuliner dan oleh-oleh khas Kota Tangsel,” ungkap Walikota, menjawab pertanyaan Web Tangsel.
Walikota Airin menjelaskan, pada kesempatan ini Pemerintah Daerah mengundang para pelaku usaha besar dan kecil yang ada di daerah pemekaran Kabupaten Tangerang ini untuk ikut berpartisipasi meramaikan acara tersebut. Potensi hasil karya kuliner dan cinderamata yang ada, sangat besar.
“Bahkan dari beberapa makanan dan oleh-oleh khas Tangsel yang sudah ada mampu menembus pasar internasional. Tentunya kita ingin terus dikembangkan, agar para pelancong domestik dan asing mau mengunjungi Tangerang Selatan – menjadi tujuan utama destinasi wisata,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten – Ajka Moeslim, menuturkan berbagai kuliner dan produk cinderamata yang ditampilkan dalam festival ini merupakan produk unggulan di Banten. Pemerintah Daerah kedepannya akan menfasilitasi para pelaku usaha, khususnya cinderamata memiliki tempat khusus untuk memasarkan hasil-hasil karyanya.
“Ke depannya, provinsi Banten bakal membuat tempat khusus untuk cinderamata khas Banten,” terangnya.
Bahkan, menurutnya salah satu makanan khas di Banten sudah go internasional – yakni Sate Bandeng. “Sate bandeng sudah dikenal di luar negeri,” ujarnya.
Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan – Edy Wahyu, mengatakan, tentunya festival ini dapat mengangkat kepariwisataan dan produk UMKM yang telah lama ada serta baru berkembang. “Festival ini disambut antusias oleh warga. Semua produk kuliner maupun UMKM kita tampilkan di festival ini,” katanya.
Pengamatan langsung di lapangan, di stand asal Kota Tangerang Selatan, dipamerkan sejumlah oleh-oleh. Seperti pie ubi ungu, arum ayu, cassava pao, sus keju, aneka tepung, cassava peanut, aneka tepung nusantara. Buah mangrove crispy cassava chesse, egg roll cassava, tepung mocca.
Sementara untuk jenis masakan diperlihatkan aneka ragamnya seperti, gabus pucung, laksa dan tape uli, jamur kress, selendang mayang, dan lain-lain.(rls/bpti-ts/kt)
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall


















