3 Cara Mengatasi Jari Bengkak Akibat Infeksi Pada Kulit Kuku (Paronikia)

By on Jumat, 15 Maret 2019

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab jari bengkak, mulai dari yang sepele seperti terjepit pintu atau gigitan serangga hingga masalah yang lebih serius seperti paronikia. Paronikia adalah salah satu infeksi kulit yang bisa membuat jari membengkak, meradang, dan terasa nyeri. Lantas, bagaimana cara mengatasi jari bengkak akibat paronikia?

Paronikia adalah infeksi kulit di sekitar kuku

Paronychia atau paronikia adalah infeksi kulit yang terjadi di sekitar kuku tangan atau kaki. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur yang menumpuk di bawah kulit dan menimbulkan peradangan.

Penyebab lain paronikia adalah kebiasaan menggigit kuku dan memotong kuku kependekan. Terkadang, kebiasaan ini bukan hanya membuat kuku Anda terkikis, tapi juga kulit di sekitarnya. Akibatnya, kulit yang terluka akan lebih mudah terpapar bakteri sampai menimbulkan peradangan di sekitar kuku.

Meski pada awalnya membuat jari bengkak, gejala paronikia yang dibiarkan terus-menerus juga dapat membuat kuku mengeras dan rusak. Bahkan lebih parahnya lagi, kondisi ini bisa menyebabkan kuku copot. Itulah kenapa Anda perlu segera mengatasi jari bengkak akibat paronikia sebelum gejalanya semakin parah.

Cara jitu mengatasi jari bengkak akibat paronikia

merendam kaki

Cara mengatasi jari bengkak akibat paronikia berbeda-beda, tergantung dari seberapa parah gejala yang Anda alami.

1. Rendam air hangat

Jika rasa nyerinya tergolong ringan, coba rendam jari tangan atau kaki yang bengkak ke dalam air hangat. Sensasi hangatnya akan membantu melancarkan aliran darah pada jari sehingga mengurangi peradangan.

Lakukan cara ini setidaknya 3-4 kali sehari selama 20 menit supaya hasilnya maksimal. Jari yang semula membengkak lama-kelamaan akan mengecil dan sembuh sendiri dalam beberapa hari.

2. Antibiotik

Bila nyerinya terasa semakin parah, terlebih infeksi kulitnya berisi nanah, maka meredam jari ke air hangat mungkin tidak akan membantu. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Dokter biasanya akan meresepkan sejumlah antibiotik, misalnya dikloksasilin atau clindamycin. Antibiotik ini harus diminum secara rutin untuk membunuh bakteri dan mengatasi jari bengkak akibat paronikia.

Bila jari bengkak disebabkan oleh infeksi jamur, maka dokter akan meresepkan krim atau salep jamur seperti clotrimazole atau ketoconazole. Dua jenis salep ini efektif menghentikan pertumbuhan jamur yang menumpuk di bawah kulit sekaligus meredakan nyerinya.

3. Operasi kecil

Pada beberapa kasus, paronikia yang tergolong parah memerlukan operasi kecil. Operasi ini dilakukan untuk mengeluarkan nanah yang tertimbun di bawah kulit supaya infeksinya tidak semakin parah.

Untuk meredakan nyerinya, dokter akan menyuntikkan bius lokal pada jari sebelum mengeluarkan nanah tersebut. Selain mempercepat penyembuhan, operasi ini juga bertujuan untuk menghindari penyebaran infeksi yang semakin meluas.

Cara mencegah infeksi paronikia sebelum semakin parah

menggigit kuku

Anda mungkin sudah membayangkan betapa sakitnya mengalami jari bengkak akibat paronikia. Meski Anda bisa mengatasi jari bengkak hingga tuntas, alangkah lebih baik jika Anda mencegahnya sedini mungkin, ‘kan?

Kunci terpentingnya adalah jaga kebersihan jari tangan dan kaki Anda dengan baik. Semakin bersih kondisi kuku dan jari-jemari Anda, bakteri akan semakin sulit masuk ke dalam kuku dan kulit.

Nah, bagi Anda yang punya kebiasaan menggigit kuku, entah itu disengaja atau tidak, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Menggigit kuku sampai melukai kulit di sekitarnya akan membuka jalan bagi bakteri untuk masuk dan menyebabkan infeksi. Memotong kuku terlalu pendek juga bisa memberikan efek yang serupa.

Yang tak kalah penting, hindari paparan berlebihan terhadap air dan lingkungan basah. Sebab, lingkungan yang lembap adalah tempat favorit bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan kuku jari tangan dan kaki Anda tetap kering supaya terhindar dari infeksi bakteri.

Kabartangsel.com

Source