Lifestyle
3 Tanda dan Gejala Insomnia, Selain Sulit Tidur Nyenyak

Insomnia adalah kondisi sulit untuk tidur atau sulit tidur dengan nyenyak. Banyak orang yang memiliki kondisi ini, namun tidak menyadarinya. Padahal, insomnia bisa menjadi gejala dari suatu penyakit yang akan menurunkan kualitas hidup seseorang jika tidak segera diatasi. Sebenarnya, apa saja tanda dan gejala insomnia? Cari tahu jawabannya untuk membantu Anda mempertimbangkan perawatan lebih lanjut dari dokter.
Tanda dan gejala insomnia selain susah tidur
Masalah susah tidur dikatakan sebagai insomnia apabila terjadi paling tidak tiga hari dalam seminggu, selang-seling atau berturut-turut. Sulit tidur akibat insomnia juga ditandai dengan sulit untuk memulai tidur hingga menghabiskan waktu berjam-jam, beberapa kali terbangun di malam hari, atau bangun lebih awal dan tidak dapat melanjutkan tidur kembali.
Namun, mengutip laman University of Sydney, Dr. Chris Gordon, seorang peneliti dari Jurusan Keperawatan di University of Sydney menjelaskan bahwa insomnia tidak hanya memunculkan satu gejala saja. Selain susah tidur, insomnia sering juga diikuti oleh gejala lainnya, seperti:
1. Merasa lelah di siang hari
Tidak cukup istirahat di malam hari akibat insomnia bisa menyebabkan tubuh Anda sangat lelah untuk beraktivitas di siang hari. Selain itu, Anda jadi sulit berpikir jenih, mengambil keputusan dengan baik, dan mudah sekali marah atau kesal.
Gejala tersebut dapat menyebabkan Anda kurang produktif dan hasil kerja tidak maksimal serta risiko kecelakaan jadi lebih tinggi. Misalnya, mengantuk saat mengemudi atau terjatuh dari tangga karena tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan baik.
2. Meski mengantuk terus, tetap tidak bisa tidur malam
Insomnia menyebabkan tubuh lelah di siang hari. Kondisi tersebut membuat Anda berharap akan tidur lebih nyenyak atau lebih lama pada malam harinya. Namun, tidur malam masih tetap saja sulit. Kenapa? Pasalnya, insomnia tidak akan hilang jika Anda tidak mengetahui penyebabnya secara pasti.
3. Gejala lain yang mengganggu tidur
Di malam hari, pikiran Anda terbebas dari pekerjaan dan rutinitas lainnya. Kekosongan aktivitas bisa membuat Anda kembali cemas, mengingat kembali masalah yang tidak kunjung selesai, atau memunculkan pikiran negatif yang membuat Anda cemas. Semua itu dapat mengganggu kualitas tidur Anda.
Selain kondisi mental yang buruk, beberapa penyakit juga menimbulkan gejala yang membuat Anda susah tidur, seperti sleep apnea (kehilangan napas sejenak saat tidur), terus menggerakkan kaki atau badan saat tidur (restless leg syndrome), atau bolak-balik ke kamar mandi karena ingin pipis.
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional2 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Nasional2 minggu agoKH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031




































