Banten
Soal Wakil, Plt Gubernur Banten Rano Karno Tunggu Mekanisme

Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno menyatakan, soal siapa yang akan mendampinginya menjadi Wakil Gubernur Banten bilamana dirinya nanti ditetapkan menjadi gubernur, karena masih menunggu mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Soal wagub kita nunggu saja. Nunggu MA ke Mendagri, Mendagri ke Presiden. Kita nunggu saja. Saya tidak ada usaha untuk memperlama atau mempercepat. Kita ikuti saja mekanismenya,” katanya di Serang, Senin, (9/3).
Ia mengatakan, terkait pertemuannya dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bukan berbicara soal Wagub, tapi terkait rencana kongres partai pada April 2015.
Oleh karena, menurut dia, kalau masalah Wagub Banten tetap menunggu mekanisme yang berlaku, baik dari Mahkamah Agung (MA), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden.
“Kalau saya berupaya mempercepat nanti dianggap ngotot, pengen jadi gubernur. Di lama-lama, yang lain minta bagian jadi wakil gubernur. Kita ikutin saja mekanismenya,” kata Rano.
Ia mengatakan, masyarakat diminta tidak memberikan dugaan-dugaan mengenai masalah Wagub Banten karena ada mekanisme yang harus dijalani.
Saat ini, Rano menyatakan, dalam waktu dua tahun sisa masa jabatannya lebih baik fokus menyelesaikan berbagai pekerjaan, seperti soal pelaksanan APBD Banten 2015 yang harus sudah berjalan, antara lain tender-tender infrastruktur harus berjalan. (ant/kt)
Serba-Serbi6 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel
Sport5 hari agoSusunan Pengurus KONI Tangsel Periode 2025–2029
Serba-Serbi6 hari agoJadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H Kota Tangerang Selatan (Tangsel)
Tangerang Selatan5 hari agoPengurus KONI Tangsel Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dilantik
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Target Kita, Tangsel Juara Umum Porprov Banten 2026
Sport3 hari agoHasil Persib Bandung vs Persita Tangerang 1-0
Pemberitahuan2 hari agoPendaftaran Calon Paskibraka Kota Tangsel Tahun 2026
Nasional2 hari agoRevisi UU Penyiaran Dinilai Berpotensi Hambat Pertumbuhan Ekonomi Digital


















