Akibat dampak melemahnya ekonomi nasional, hingga kuartal II tahun 2016 penjualan properti di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melambat.
“Pastinya terkena dampak. Tahun ini penjualan properti sangat lamban dan sulit sekali mencapai target,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Oting Ruhiyat.
Melemahnya ekonomi, diakui Oting sejalan dengan inflasi berbagai sektor, baik kebutuhan pangan dan kebutuhan lainnya sehingga daya beli masyarakat menurun. Upaya penanganan pemkot menekan infasi pada kisaran 0,2% per bulan sedangkan nasional 0,5%. Soal pelemahan ekonomi, sambung Oting, belum dihitung secara pasti berapa angka persis penurunanya.
“Kami akan berusaha mempertahankan tidak kurang dari angka sebelumnya. nyatanya masih banyak investor yang masuk pada pertengahan tahun ini,” katanya.
Diketahui, tahun sebelumnya ekonomi Tangsel diangka 8,4% di atas rata-rata nasional. (kie/plp/fid)
Pemerintahan2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 minggu agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Banten4 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional1 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan1 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi














