Akibat dampak melemahnya ekonomi nasional, hingga kuartal II tahun 2016 penjualan properti di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melambat.
“Pastinya terkena dampak. Tahun ini penjualan properti sangat lamban dan sulit sekali mencapai target,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Oting Ruhiyat.
Melemahnya ekonomi, diakui Oting sejalan dengan inflasi berbagai sektor, baik kebutuhan pangan dan kebutuhan lainnya sehingga daya beli masyarakat menurun. Upaya penanganan pemkot menekan infasi pada kisaran 0,2% per bulan sedangkan nasional 0,5%. Soal pelemahan ekonomi, sambung Oting, belum dihitung secara pasti berapa angka persis penurunanya.
“Kami akan berusaha mempertahankan tidak kurang dari angka sebelumnya. nyatanya masih banyak investor yang masuk pada pertengahan tahun ini,” katanya.
Diketahui, tahun sebelumnya ekonomi Tangsel diangka 8,4% di atas rata-rata nasional. (kie/plp/fid)
Hukum3 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport5 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman
Sport5 hari agoPersita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick
Sport4 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini
Nasional3 hari agoQUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli
Hukum3 hari agoSejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara














