Tangerang Selatan
Apresiasi Festival Taman Bacaan Masyarakat, Pilar Saga Ichsan: Bangun Budaya Literasi Sejak Dini

Dengan adanya Taman Bacaan Masyarakat (TBM), ini satu bentuk upaya dalam menumbuhkan minat baca masyarakat mulai dari anak-anak usia dini hingga dewasa. Karena sebuah bangsa yang hebat adalah bangsa yang punya budaya Literasi yang kuat.
Hal itu disampaikan Pilar saat memberikan sambutan dalam kegiatan Festival Taman Bacaan Masyarakat yang selenggarakan oleh komunitas Masyarakat Gemar Membaca (MAGMA), di Mall Teraskota BSD Serpong, pada Rabu (30/11).
“Tanpa dukungan dari seluruh pegiat literasi, tanpa dukungan dari MAGMA dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan tentu saja tidak akan berjalan. Jadi memang ini sinergitas yang luar biasa dan juga saya harap ke depan, bukan hanya titiknya yang banyak tapi ikut serta masyarakat untuk membaca semakin meningkat,” kata Pilar.
Apresiasi sebesar-besarnya kepada komunitas masyarakat gemar membaca (MAGMA) dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan atas kerja keras nya karena terus mengembangkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang jumlahnya sudah mencapai 130 titik di Tangerang Selatan.
Hal ini menjadi penting, untuk terus menumbuhkan budaya literasi di Kota Tangerang Selatan. Sehingga akan tercipta sumber daya manusia yang unggul di semua sektor.
“Dengan Membaca kita memiliki banyak ilmu pengetahuan dan dapat berkompetisi,” ujar Pilar.

Maka dari itu Pemkot Tangsel terus berusaha mencerdaskan anak bangsa khususnya yang ada di Kota Tangerang selatan dengan berbagai macam upaya seperti memberikan program 1000 Beasiswa untuk siswa yang berprestasi lalu Program 1000 Beasiswa untuk Tahfidz Al-Quran dan ditambah lagi dengan Beasiswa untuk Siswa yang bersekolah di swasta.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Komunitas Masyarakat Gemar Membaca (MAGMA) Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa Festival Taman Bacaan Masyarakat yang mengsung tema Membaca Agar Berdaya, Transformasi TBM Untuk Membentuk Ekosistem Literasi Digital adalah bagian dari rangkaian Ulang Tahun ke 14 Tangerang.
“Hampir 12 tahun yang lalu saya dengan Bu Herlina, kita sama-sama ingin membuat TBM karena kepedulian kita terhadap anak-anak kita yg pada saat itu cenderung tidak suka membaca,” ujar Airin.
Disampaikan Airin, Dengan adanya TBM dapat menjadikan tempat berkumpul mulai dari anak-anak hingga orang tua. TBM juga tak hanya menyediakan buku bacaan tetapi memberikan banyak pelatihan mulai dari pelatihan membuat Bakso, pembuatan bunga, pengelolaan sampah dan lain lain.
TBM Magma juga mencoba untuk terus berkembang dengan berpindah ke digital teknologi, dan berharap Pemkot Tangsel bisa memberikan bantuan berupa wifi gratis di setiap TBM agar konsep transformasi TBM Untuk membentuk ekosistem Literasi Digital berhasil. (red/fid)
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Jabodetabek4 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall




















