Connect with us

Lifestyle

3 Dampak Jangka Panjangnya Bila Anak Terlambat Bicara

Memasuki usia 18 bulan, bayi biasanya sudah bisa mengoceh kata-kata yang kadang membuat Anda gemas. Namun, ada juga anak yang sudah mencapai usia 2 tahun tapi belum bisa bicara dengan baik. Ia hanya bisa mengucapkan satu-dua kata yang kadang pun masih terbata-bata. Kondisi ini menandakan bahwa anak terlambat bicara.

Sebagai orangtua, Anda pasti sangat khawatir jika si kecil mengalami kondisi ini. Sayangnya, banyak orangtua kurang peka mengenali tanda-tanda anak telat bicara sehingga tidak bisa langsung ditangani. Apa akibatnya dalam jangka panjang jika anak dengan keterlambatan bicara tidak mendapat perawatan sejak dini?

Dampak jangka panjang pada anak terlambat bicara

Terlambat bicara adalah gangguan perkembangan anak yang paling umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak yang lahir dengan masalah lidah atau langit-langit mulut, kelainan pada otak, atau gangguan pada indra pendengaran.

Anak dengan kondisi ini akan terdengar gagap atau kesulitan untuk mengucapkan kata-kata dengan cara yang benar. Mereka juga sulit untuk mengekspresikan diri, ide, atau keinginan.

Advertisement

Untuk mengatasinya, anak harus mendapat perawatan dokter dan mengikuti terapi wicara. Orangtua juga perlu mendukung perawatan anak, yaitu meluangkan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak dan membaca buku cerita bersama. Jika perawatan ini tidak didapatkan anak lebih cepat, gangguan kecerdasan dan perilaku bisa muncul.

Lebih jauh dari itu, keterlambatan bicara bisa terus memengaruhi hidup anak hingga ia tumbuh dewasa. Beberapa dampak jangka panjang jika anak memiliki gangguan berbicara yang tidak mendapatkan perawatan dini antara lain:

1. Prestasi akademik buruk

Keterampilan berbicara, membaca, dan menulis adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai anak ketika memasuki usia sekolah.

Advertisement

Anak yang mengalami gangguan berbicara akan kesulitan untuk mengikuti kegiatan belajar seperti menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat atau ide, membaca, atau memahami pembicaraan guru atau teman di kelasnya. Jika anak tidak dapat mengikuti pelajaran dengan baik, tentu prestasinya di sekolah bisa jadi kurang memuaskan.

2. Sulit mendapat pekerjaan yang cocok

kebiasaan buruk saat stres

Anak-anak yang memiliki gangguan berbicara cenderung tidak tertarik untuk sekolah. Pasalnya, mereka harus berjuang keras untuk mengikuti pelajaran dan berkomunikasi dengan baik.

Kondisi ini sering kali membuat mereka stres dan tertekan, sehingga mungkin akan membuat anak memilih putus sekolah. Saat dewasa, anak dengan pendidikan yang rendah ini akan sulit mencari pekerjaan yang layak. Bahkan, sulit untuk mempertahankan pekerjaan yang sudah dimiliki karena sulit untuk berkomunikasi.

3. Sulit bersosialisasi dan rentan mengalami masalah kejiwaan

mengajari anak dengan autisme

Menjalin hubungan dengan teman sepermainan, anggota keluarga, atau orang lain akan sulit dilakukan anak dengan gangguan berbicara. Mereka sulit untuk menerima informasi, mengikuti pembicaraan, atau menanggapi candaan orang lain.

Advertisement

Kondisi ini menimbulkan tekanan besar pada anak sehingga ia rentan mengalami fobia sosial (social anxiety disorder). Fobia sosial adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang cemas berlebihan dan takut berada di tempat umum yang ramai.

Dikutip dari WebMD, menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of London dalam July Issue of Pediatrics, anak terlambat bicara berisiko memiliki gangguan emosional, perilaku, dan bersosialisasi ketika dewasa. Sebanyak 72 persen di antaranya akan mengalami kondisi tersebut pada rentang usia 34 tahun.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan1 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi3 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum4 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer