Bisnis
Indosat Gelar “Indonesia AI Day for Higher Education”

Tidak hanya berfokus pada segmen ritel, dalam setahun terkahir ini , Indosat Ooredoo Hutchison tampak masif menyasar segmen korporasi atau B2B (Business to Business). Salah satu segmen B2B yang dibidik adalah pendidikan, dalam hal ini perguruan tinggi. Mengingat, Indonesia tercatat sebagai negara kedua di dunia yang paling banyak memiliki kampus, setelah India yang menempati posisi pertama.
Untuk memperkenalkan solusi berbasis AI kepada para pengelola perguruan tinggi, Indosat akan menggelar “Indonesia AI Day for Higher Education” pada 18 November 2025, di Jakarta.
Lebih dari 60 universitas dari berbagai wilayah Indonesia akan berpartisipasi pada “Indonesia AI Day for Higher Education”. Selain itu, akan hadir juga institusi global, termasuk The Education University of Hong Kong dan Google for Education.
Melalui program tersebut, Indosat akan mempertemukan para rektor, pimpinan IT kampus, pakar global, serta mitra teknologi untuk membahas transformasi pendidikan tinggi di era kecerdasan buatan. Acara ini mendorong pergeseran kampus dari pendekatan tradisional menuju ekosistem pembelajaran cerdas yang mengutamakan teknologi, keamanan digital, dan pengalaman mahasiswa.
Indosat melalui Indosat Business akan berperan sebagai enabler utama yang memberdayakan universitas agar menjadi future ready dan tech savvy dengan solusi Smart Campus yang terintegrasi. Melalui program ini, Indosat juga ingin menegaskan posisi Indosat Business sebagai mitra utama digitalisasi pendidikan tinggi di Indonesia melalui solusi Smart Campus yang menyeluruh.
Dijelaskan Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Danny Buldansyah, pada hari ini (17/11), di Jakarta, Indonesia membutuhkan talenta yang memiliki kemampuan dalam hal AI untuk mencapai visi pemerintah bahwa Indonesia akan mencapai Indonesia Emas pada 2045 mendatang.
“Untuk mencetak talenta yang memiliki kemampuan dalam hal AI, tidak mungkin hanya dengan teknologi tradisional atau conventional education, baik dalam hal cara belajar, cara mengajar, infrastruktur, dan sebagainya. Oleh karena itu, Indosat berperan untuk menyediakan layanan atau solusi bagi para pengelola perguruan tinggi atau higher education,” papar Danny.
Indosat Business menyediakan fondasi digital yang kuat melalui tujuh kategori solusi yaitu konektivitas, mobile, data center dan cloud, keamanan siber, data analytics, IoT, dan aplikasi enterprise. Solusi tersebut dikemas dalam tiga pilar utama Smart Campus yakni Building Facilities and Services, Teacher and Student Experience, dan Digital Assets.
Menurutnya, pendekatan itu membantu kampus dalam meningkatkan efisiensi operasional dan tata kelola kampus; memperkaya pengalaman belajar mengajar dengan integrasi teknologi dan AI; memperkuat keamanan digital dan perlindungan data akademik serta riset; serta menggunakan data dan analitik untuk mendukung pengambilan keputusan institusional.
“Tujuan akhirnya adalah memberdayakan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia agar mampu mencetak lulusan unggul yang siap menghadapi tantangan industri masa depan,” tutup Danny, yang menyebutkan bahwa saat ini, ada 130 kampus di Indonesia yang telah menggunakan solusi dari Indosat Business.
Bisnis6 hari agoSepanjang 2025, Polytron Catat Kinerja Positif
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Pelayanan Kesehatan di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya
Bisnis6 hari agoSewa Virtual Office dan Cara Memanfaatkannya untuk Operasional Bisnis
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman
Bisnis6 hari agoEllips Luncurkan Hair Mask Kemasan Jar 200 Gram
Bisnis6 hari agoLG Resmi Pasarkan LG StanbyME 2 di Indonesia, TV Portabel Fleksibel dengan Layar Lepas-Pasang
Bisnis6 hari agoPororo Zero Hadir di Indonesia, Inovasi Minuman Anak Tanpa Gula
Techno3 hari ago15 Aplikasi Kasir Android Terbaik yang Punya Fitur Lengkap di Indonesia















