Alat Polymerase Chain Reaction (PCR) Sars Cov2 milik Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tangsel dinyatakan rusak dan tak bisa menerima sampel covid-19. Padahal, kasus positif di kota dengan tujuh kecamatan ini tengah meningkat.
Alat PCR Sars Cov2 tersebar dalam surat pemberitahuan dari UPT Labkesda Tangsel tertanggal 19 Januari 2021.
“Sehubungan dengan adanya maintenance alat PCR Sars Cov2, maka bersama ini UPT Laboratorium Kesehatan Daerah memberitahukan bahwa mulai tanggal 20 Januari 2021 tidak menerika sampel covid-19 dikarenakan alat PCR sars cov2 sedang maintenance sampai dengan batas waktu tidak ditentukan,” tulis isi surat tersebut.
Kepala Labkesda Tangsel, Riki Hermawan membenarkan jika alat PCR sedang mengalami maintenance dan saat ini dilakukan general cleaning.
“Terkait maintenance PCR Labkesda Tangsel, kami sedang melakukan general cleaning menjaga keselamatan petugas dan sampel, pengecekan alat-alat, dan kalibrasi rutin menjaga kualitas pemeriksaan sampel,” tutur Riki.
Lanjut Riki, sampel covid-19 untuk saat ini akan dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan. Dan sudah berkoordinasi dengan Labkesda Provinsi dan Litbangkes.
“Sampel sementara ini kami kirim ke BBTKL dan mikro UI, Litbangkes dan Labkesda Provinsi, mohon di maklum sekali,” ujarnya.
Diketahui, alat PCR yang dimiliki Tangsel berguna untuk mendeteksi virus covid-19. Yang diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran covid-19 di Tangsel, dimana sata ini masih masuk ke dalam zona merah. (PHD/WT)
Sport5 hari agoRatchaburi FC vs Persib Bandung 0-1 di Menit ke-5 Babak Pertama
Bisnis5 hari agoHadirkan “Gaya Raya”, Blibli Gandeng 20 Brand Fashion Lokal
Pemerintahan5 hari agoEra Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern
Bisnis5 hari agoLaba Bersih BCA Syariah Tumbuh 15,4 Persen di 2025
Bisnis5 hari agoRoll To Definer Steel Mascara, Inovasi Terbaru barenbliss untuk Makeup Look yang Lebih Standout










