Indonesia akan menghadapi era New Normal, yakni hidup di tengah pandemi Covid-19 dengan mengedepankan upaya pencegahan dan tetap produktif. Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membiasakan cara hidup New Normal tersebut.
New Normal, kata dr. Achmad adalah upaya untuk tetap produktif di masa pandemi Covid-19. Membiasakan pola hidup baru itu tidak mudah, perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga.
“Kami ingatkan peran seluruh kepala keluarga untuk mengajarkan perubahan ini kepada seluruh anggota keluarganya. Bukan permasalahan sederhana namun dibutuhkan kesabaran dalam menghadapinya, cara ini akan menghentikan sebaran Covid-19,” katanya.
Pandemi Covid-19 bukan masalah sederhana. Menurut dr. Achmad masalah ini sangat kompleks dan akan melibatkan banyak hal dan menghabiskan banyak sumber daya.
“Mari kita mencegah, apapun yang terjadi kita harus mencegahnya. Bukan berarti tidak melakukan apapun, tidak ada ruang untuk kita jadi ketakutan, tidak ada ruang juga untuk gegabah menghadapi Covid-19,” ujarnya.
“Kami minta kepada saudara-saudara mari putuskan permasalahan ini, kita jalani normal hidup yang baru. Kita mulai normal hidup yang baru berbasis pada kebiasaan pola hidup bersih dan sehat. Kita harus rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, minimal 20 detik,” ajaknya. (rls)
Pemerintahan6 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Nasional6 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Hukum6 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Pemerintahan6 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Banten6 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional6 hari agoKemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden
Nasional6 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Bisnis6 hari ago96 Persen Masyarakat Jarang ke Dokter Gigi, Pepsodent Luncurkan Program Dentfluencer














