Ciputat, kabartangsel.com — Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengajak kepala sekolah tingkat SD se-Kota Tangsel untuk mampu berinovasi mengelola sampah di sekolahnya masing-masing. Hal itu dijelaskan walikota Airin saat memberikan pembekalan kepada seluruh kepala sekolah tingkat SD se-Kota Tangsel pada acara Gebyar Sahabat 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang digelar Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel di Kandank Jurank Doank, Senin, (7/11/2016).
Airin bersyukur, acara Gebyar 3R yang dilakukan oleh DKPP kota Tangsel telah digelar untuk ketiga kalinya sejak tahun 2014. Bagi Walikota Tangsel dua periode itu, Gebyar 3R harus dijadikan evaluasi.
“Ini tentu menjadi evaluasi selama 3 tahun ini, apa keberhasilan dan manfaat yang sudah kita lakukan untuk kota kita dan dan apa yang sedang kita lakukan hari ini dan apa yang akan kita lakukan di kemudian hari,” terang Airin yang berbicara tentang Indonesia Bebas Sampah 2020.
Diakui Airin, persoalan sampah memang menjadi permasalahan, akan tetapi juga bisa menjadi sebuah hal yang bermanfaat apabila dikelola dengan baik.
“Tinggal dilhat dari mana sudut pandangnya dan bagaimana cara kita menyikapinya. Ini PR bagi kita untuk pemerintah bagaimana terus mengelola sampah,” ungkap Airin.
Airin mencontohkan permasalahan TPS Cipeucang yang selalu ada dan seperti tidak pernah berhenti. Dia mengaku tetap akan terus berusaha mengurai satu demi satu permaslahan sampah di Kota Tangsel. Misalnya bekerja sama dengan daerah lain, dikarenakan keterbatasan luas lahan di Kota Tangsel dan jumlah penduduk yang terus bertambah.
“Kita Minimalkan sampah untuk bisa sampai ke TPS Cipeucang, dengan keberadaan Bank Sampah, TPS 3R, maupun juga hal hal yang lainnya,” imbuh Airin.
Tapi yang tak kalah penting lainnya, sambung Airin, adalah bagaimana mendidik anak-anak sejak dini agar mereka bisa menjaga kebersihan dan juga bisa menularkan apa yang mereka ketahui kepada lingkungan sekitarnya.
Airin kembali menegaskan, kepala sekolah harus melakukan inovasi dan menjadikan sekolah seperti rumahnya sendiri, sehingga sekolah bisa selalu bersih dan rapi. Dan itu semua harus dimulai dari kepala sekolah yang menjadi contoh bagi anak-anak muridnya. Selain itu, kepala sekolah juga dituntut melakukan inisiasi, misalnya melalui pembelajaan dengan kurikulum pengelolaan sampah, kegiatan kerja bakti pada hari Jumat usai senam pagi di sekolah, piket, ataupun lomba kebersihan antar kelas.
“Mari kita lakukan inovasi untuk menjaga kebersihan bagaimana kita mendidik anak-anak kita, sehingga mereka menjadi agent of change,” kata Airin.
Selain Airin, dalam acara Gebyar 3R ketiga itu, Kepala DKPP Kota Tangsel M. Taher Rochmadi juga memberikan pembekalan tentang Ikhlas Cerdas Mengelola Sampah, sementara Kepala Dinas Kota Tangsel Mathodah mengisi materi tentang Sekolah Berwawasan Lingkungan Hidup, dan hadir juga Inspirator dan Sahabat Semesta Dik Doank yang memberikan motivasi serta semangat kepada kepala Sekolah tingkat SD se-Kota Tangsel itu.(fid)
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya














