Connect with us

Lifestyle

Gejala Neuropati yang Sering Diabaikan

Tak sedikit orang yang sadar saat sistem sarafnya terganggu. Gejala yang muncul terkadang hanya dipandang sebelah mata sebagai efek kelelahan atau bukanlah suatu hal yang berbahaya. Misalnya saja tanda seperti kesemutan ataupun berkeringat.

Mungkin Anda sering mengalami gejala semacam ini. Padahal ini bisa menjadi tanda neuropati atau gangguan sistem saraf. Nah, ketahuilah beberapa gejala neuropati di bawah ini yang kerap diabaikan.

Gejala neuropati yang sering diabaikan

gejala neuropati

Neuropati merupakan disfungsi atau gangguan sistem saraf, sehingga menyebabkan sensasi kesemutan, mati rasa, hingga lemah pada area terkait. Kerusakan saraf ini memiliki beragam gejala, tergantung dari lokasi dan sistem saraf yang terpengaruh.

Advertisement

Kerusakan bisa terjadi di saraf otak dan tulang belakang. Keduanya merupakan sistem saraf pusat. Namun, kerusakan dapat memengaruhi saraf tepi (neuropati perifer) yang terletak pada seluruh tubuh, di luar dari jaringan otak, dan tulang belakang.

Sistem saraf tepi ini merupakan jalur yang terhubung ke sistem saraf pusat untuk menghantarkan informasi. Ketika neuropati terjadi, sel-sel saraf mengalami kerusakan. Sehingga terjadi gangguan komunikasi antara saraf dan sistem saraf pusat.

Umumnya, terdapat tanda yang timbul ketika seseorang mengalami neuropati. Gejala yang muncul mungkin sering dianggap bukan masalah yang serius. Yuk, coba perhatikan apakah Anda memiliki gejala-gejala yang terkait neuropati.

1. Mati rasa

Mati rasa, hilangnya sensasi pada area tubuh tentu. Ini salah satu gejala neuropati yang tidak boleh diabaikan. Terkadang orang tak menyadari bahwa bagian tubuh yang mati rasa mengalami luka. Karena mereka tidak merasakan sakit pada bagian tersebut.

Advertisement

Meskipun mati rasa tergolong bukan masalah yang serius, tetapi Anda patut memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuh. Apakah mengalami neuropati atau gejala dari kondisi medis tertentu.

2. Kesemutan

Seberapa sering Anda kesemutan dan mengabaikan hal ini? Mungkin kesemutan biasa terjadi ketika Anda terlalu lama menekan kaki pada posisi duduk tertentu, sehingga menghambat aliran darah. Untuk gejala neuropati, kesemutan terjadi pada tangan dan kaki.

Sensasi kesemutan ini seperti ditusuk-tusuk jarum di area kaki. Sensasinya menyebar dari tangan ke lengan dan dari telapak kaki hingga keseluruhan kaki. Kadang sensasi yang timbul seperti tersetrum bahkan seperti sensasi terbakar.

3. Otot lemah

Gejala neuropati yang sering diabaikan adalah lemahnya otot. Lemah otot ini dirasakan ketika Anda berusaha mengangkat atau memindahkan benda dengan tangan, tetapi malah jatuh dari tangan.

Advertisement

Selain itu, otot terasa lemah dalam menggerakkan kaki atau tangan. Sensasi ini lebih terasa ketika Anda sedang berjalan kaki. Pada beberapa orang yang kehilangan koordinasi, bisa saja jatuh saat ia berjalan. Gejala kelemahan otot ini tidak bisa dianggap remeh. 

4. Tekanan darah rendah

Gejala awal neuropati yang lain adalah tekanan darah rendah diikuti dengan detak jantung yang abnormal. Misalnya, pusing atau kliyengan saat beridiri, pingsan, hingga kepala terasa mengawang.

5. Gangguan sistem pencernaan dan kandung kemih

Tanda terjadinya kerusakan sistem saraf juga berpengaruh pada organ-organ lainnya. Mungkin saja orang dengan risiko neuropati mengalami gangguan pada saluran kemih dan sistem pencernaannya.

Ada beberapa gangguan lain yang dialami sebagai gejala neuropati, antara lain diare, sembelit, kembung, mual dan muntah. Bahkan pada beberapa kasus bisa menyebabkan penurunan berat badan tanpa ia sadari.

Advertisement

Kurangi gejala neuropati dengan konsumsi vitamin B

mencegah infeksi virus

mencegah infeksi virus

Gangguan sistem saraf atau neuropati bisa dialami oleh siapa saja. Tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala-gejala di atas.

Gejala yang terkait bisa saja menghambat pekerjaan atau kegiatan. Anda bisa merawat kesehatan sistem saraf melalui suplemen vitamin B1, B6, dan B12. Ketiganya mampu melindungi sistem saraf dari kerusakan dan mengurangi gejala neuropati.

Sebuah studi dalam jurnal Vitamins & Minerals juga menunjukkan suplementasi vitamin B dapat mendukung perbaikan sistem saraf yang rusak, serta mempercepat regenerasi jaringan. Vitamin B juga berguna untuk meringankan rasa sakit dan perdangan.

Nah, agar kegiatan tak terganggu karena gejala kerusakan sistem saraf, selalu konsumsi suplemen vitamin B dan jangan lupa baca aturan pakainya ya.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis10 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis10 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis10 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis10 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis10 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis10 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis10 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional11 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer