Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan untuk merampingkan 18 organisasi atau lembaga.
“Semakin ramping organisasi, cost-nya juga semakin bisa kita kendalikan. Anggaran, biaya, juga kita melihat lagi,” ujar Presiden saat bertemu dengan wartawan di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (13/7).
Lebih lanjut, Presiden menegaskan pekerjaan yang dilakukan oleh lembaga tersebut nantinya dapat dikembalikan ke kementerian, direktorat jenderal maupun direktorat.
“Kalau kita kembalikan ke direktorat di direktur misalnya, ya kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, atau komisi-komisi itu lagi? jelas Presiden.
Kepala Negara mengibaratkan birokrasi itu seperti kapal yang jika sesimpel mungkin maka bergeraknya bisa cepat sehingga gambaran organisasi ke depan kira-kira seperti itu.
“Bolak-balik kan saya sampaikan ya, negara yang cepat itu yang akan mengalahkan negara yang lambat. Bukan negara gede mengalahkan negara kecil, ndak. Itu kita yakini,” jelas Presiden. (rls/fid)
Nasional5 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis5 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Pemerintahan12 jam agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis5 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis5 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek4 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum3 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur










