Ciputat
Jokowi: Pasar Ciputat Kumuh, Airin: Pasar Ciputat Masih Dikelola Pemkab Tangerang

Calon presiden RI nomor urut 1, menyambangi Pasar tradisional Ciputat, Kecamatan Ciputat Kota Tangsel. Jokowi tidak banyak berbicara dalam kunjungannya ke Pasar yang terkenal kumuh tersebut. Jokowi lebih terlihat konsen memantau tiap sudut pasar dan sesekali berbincang dengan pedagang.
Saat Jokowi datang, tidak terlihat persiapan berarti di Pasar Ciputat. Kondisi pasar benar-benar seperti hari biasanya. Kotor karena air dan sampah bergeletakan di dasar lantai pasar, keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mangkal di pinggir jalan hingga kemacetan dijumpai Jojowi saat menyambangi Pasar ciputat.
Jokowi sendiri datang didampingi beberapa tim sukses. Pedagang pasar yang melihat Jokowi datang terlihat antusian menyambut kandidat calon presiden nomor urut 1 ini. Namun bagi Jokowi, dirinya Nampak lebih fokus untuk memantau kondisi fisik pasar Ciputat yang tak kunjung direvitalisasi oleh pemerintah Kota Tangsel, semenjak dimekarkan dari Kabupaten Tangerang 2008 lalu.
Diterik matahari, Jokowi terkagat memilih berjalan menyusuri terowongan pasar yang dulu menjadi parkir angkot namun kini jadi lapak pedagang kaki lima. Di area itu, Jokowi semapt berdialog dengan salah satu pedagang. Selanjutnya, Jokowi mengarahkan langkahnya menuju kerumunan PKL yang letaknya di samping Masjid Agung Ciputat. Jokowi sendiri menyempatkan membeli blewah di Pasar Ciputat yang katanya akan dinikmati untuk hidangan buka puasa. Sekitar 45 menit, usai mengunjungi kios pakaian di Pasar Ciputat, Jokowi meninggalkan pasar menggunakan Kijang Innova B 1567 PRA.
“Kondisinya kumuh dan perlu dilakukan perombakan total,” kata Jokowi, singkat,
Perombakan total kata Jokowi harus dilakukan apabila pemerintah menginginkan pasar tradisional digemari warga sebagai pusat berbelanja.
“Kalau (warga) datang ke pasar tradisional yang tidak terawat, saat hujan pasti kakinya becek. Bagaimana mau belanja. Akhirnya konsumen memilih belanja di pasar modern,” ujarnya.
Terpisah, mengenai kekumuhan pasar tradisional Ciputat, Pemkot Tangsel menyebut pihaknya tidak bisa memaksimalkan kinerja karena pasar Ciputat masih dikelola oleh Pemkab Tangerang. Baca juga: Pemkab Tangerang Baru Akan Serahkan Aset Pasar ke Tangsel Setahun Lagi
“Akan diminta bantuan ke Pemprov Banten. Saya ingin, penyerahan asset tidak asal sehingga tidak ada masalah dikemudian hari. Saat ini komunikasi dengan Pemkab Tangerang tetap berjalan (soal asset, red),” dalil Airin beberapa waktu lalu menjawab lambannya penyerahan asset terealisasi dari Pemkab Tangerang. (ind/kt).
Sport6 hari agoKlasemen Akhir BRI Super League 2025/2026: Persib Juara, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak Terdegradasi
Sport7 hari agoKalahkan Persita Tangerang, Persis Solo Tetap Degradasi ke Liga 2
Sport6 hari agoPersita Tangerang Akhiri BRI Super League 2025/26 di Posisi Ke-10 dengan Raihan 45 Poin
Nasional4 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional6 hari agoUsai Presiden Prabowo Jadi Bahan Taruhan, Kementerian Komdigi Blokir Polymarket
Nasional5 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Bisnis4 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Pemerintahan4 hari agoIduladha 1447 H, Pemkot Tangsel Pastikan Pasokan Pangan Tetap Lancar



















