Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa kemungkinan pasien positif yang belum teridentifikasi pasti ada. Ia menekankan kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Kita menyadari sepenuhnya bahwa belum seluruhnya kasus COVID-19 kita temukan. Kemungkinan masih ada kasus yang positif COVID-19 belum teridentifikasi dan berada di tengah kita,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Senin (6/7).
Bertambahnya jumlah kasus positif COVID-19 menjadi salah satu bukti kasus positif masih beredar di masyarakat.
“Kalau kita perhatikan penambahan kasus positif ini tidak mempengaruhi jumlah hunian tempat tidur di rumah sakit. Bahkan dalam tiga hari terakhir tingkat hunian tempat tidur baru terisi di kisaran 53%. Artinya masih ada separuh kapasitas tempat tidur yang belum terpakai,” ucap dr. Yuri. (rls/fid)
Jabodetabek2 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis1 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Nasional2 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional2 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional2 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional2 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Bisnis1 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Bisnis2 hari agoLoluna Luncurkan Diaper Barrier Cream











