Connect with us

Lifestyle

Kanker Mulut Apa Benar BIsa Disebabkan Oleh Makanan Tertentu?

Kanker bisa tumbuh di mana saja, termasuk dalam mulut. Hampir 75% kasus kanker mulut di dunia terjadi di negara berkembang. Semua orang bisa terkena kanker jika memiliki faktor risikonya. Lalu, benarkah makanan yang kita makan sehari-hari juga bisa menyebabkan kanker?

Apa saja penyebab kanker mulut?

Penyebab pertumbuhan sel kanker dalam mulut sampai saat ini tidak dapat dipastikan.

Sel kanker umumnya mulai muncul dan berkembang di sel-sel skuamosa (sel kulit tipis dan lembap) yang melapisi bibir bagian dalam dan pipi dalam mulut. Sel kanker yang bertumbuh di lokasi ini disebut dengan sel karsinoma skuamosa. Pertumbuhan sel kanker pada umumnya disebabkan oleh mutasi DNA dalam sel, yang bisa dipicu oleh:

Advertisement
  • Paparan sinar UV yang berlebihan pada bibir.
  • Mengalami infeksi HPV oral.
  • GERD.
  • Paparan bahan kimia tertentu seperti asbes, asam sulfat, dan formalin pada area wajah.
  • Rokok
  • Minuman keras dan beralkohol.

Perokok dan peminum miras dilaporkan berisiko 2 kali lipat untuk kena kanker mulut.

Meski begitu, kemunculan kanker biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor lingkungan, gaya hidup, hingga keturunan.

Apakah ada makanan tertentu yang bisa menyebabkan kanker mulut?

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, kemunculan kanker bisa dipengaruhi oleh kombinasi faktor risiko lingkungan, gaya hidup, serta keturunan. Makanan termasuk ke dalam faktor lingkungan yang bisa menyebabkan kanker.

Terlalu banyak makan daging merah, daging olahan (sosis, daging asap, chicken nugget, dst), dan gorengan dipercaya bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker mulut. Namun demikian, ini bukan berarti setiap makanan yang Anda makan otomatis langsung menyebabkan kanker.

Makanan yang serba dibakar dan digoreng tingkatkan risiko kanker mulut

Proses pembuatan makanannyalah yang umumnya jadi dalang di balik peningkatan risiko kanker mulut dari makanan. Daging olahan, misalnya, dibuat dengan bantuan zat kimia tertentu sebagai pengawet agar masa simpannya lebih lama. Zat-zat pengawet inilah yang dapat memicu terbentuknya senyawa karsinogen seperti N-nitroso-compound (NOC) dan polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) yang bisa menyebabkan mutasi DNA dalam sel tubuh.

Advertisement

Memasak daging dalam panas tinggi, seperti membakar atau deep frying (menggoreng dalam minyak banyak), juga dapat mengubah protein dalam daging menjadi senyawa karsinogenik PAH dan heterocyclic amines (HCA).

Senyawa PAH terbentuk saat lemak daging, ayam, atau ikan menetes ke bara panas dan menimbulkan asap yang kemudian mengendap dalam makanan. Sementara itu, HCA terbentuk ketika asam amino yang terdapat dalam protein, gula, dan kreatin dalam daging bereaksi terhadap suhu panas tinggi. Daging mengandung asam amino tinggi. Maka, semakin banyak senyawa HCA yang bisa terbentuk jika membakar daging dalam suhu tinggi.

Sama halnya dengan makanan yang serba digoreng. Panas tinggi yang dihasilkan dari minyak mendidih bisa menghasilkan lemak jenuh yang kemudian memicu aktivasi senyawa karsinogenik dalam makanan yang tadinya sehat.

Kebiasaan makan Anda mengubah metabolisme tubuh

Terlepas dari apa yang Anda makan, pola makan buruk yang tinggi kalori, lemak, dan gula dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker mulut. Pola makan buruk merupakan faktor risiko utama dari pertambahan berat badan berlebih.

Advertisement

Kegemukan dan obesitas dapat mengubah cara kerja metabolisme tubuh dengan memproduksi lebih banyak estrogen dan insulin. Kelebihan dua hormon ini dalam tubuh akan memicu pertumbuhan kanker.

Itulah mengapa orang yang kelebihan berat badan akan berisiko lebih tinggi mengalami kanker, termasuk kanker mulut.

Apa yang sebaiknya dimakan untuk mencegah kanker mulut?

kulit sehat agar awet muda

Pada dasarnya, pola makan sehat yang memperbanyak makan sayur dan buah-buahan segar paling baik untuk mencegah kanker mulut. Kurangi makanan yang serba digoreng, makanan tinggi gula, dan produk olahan seperti sosis, kornet, daging asap, makanan kaleng, serta makanan kemasan lainnya seperti saus atau krim.

Jika Anda ingin makan daging utuh, pilihlah bagian yang tanpa lemak dan makan dalam porsi kecil. Masak dengan sedikit atau tanpa minyak sama sekali. Misalnya dengan direbus, dikukus, atau dipanggang.

Advertisement

Kalau ingin makan ikan, pilih ikan berlemak sehat seperti tuna, salmon, sardin, dan makarel. Ikan-ikan ini tinggi kandungan asam lemak omega-3 untuk membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang bisa memicu kanker.

Jangan lupa untuk selalu baca label makanan untuk tahu jumlah asupan nutrisi serta berapa banyak kalori yang terkandung di dalamnya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport1 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional2 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport3 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport3 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport3 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan4 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan4 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan4 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan5 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan6 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional6 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional6 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional6 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional6 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Nasional3 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport7 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Populer