Lifestyle
Manfaat Kecombrang untuk Kesehatan, Plus Cara Mengolahnya

Kecombrang (Etlingera elatior) adalah sejenis tumbuhan rempah-rempah. Kecombrang yang sering digunakan dalam makanan adalah bagian bunganya yang belum mekar, masih menguncup, serta bagian batangnya. Ini adalah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dengan banyak istilah lain seperti kincung atau sambuang. Kecombrang memberikan aroma dan rasa yang khas pada masakan. Lantas, bagaimana dengan manfaat kecombrang? Bagaimana cara mengolahnya? Simak di bawah ini.
Apa saja manfaat kecombrang?
1. Antioksidan dan antibakteri
Dilansir dalam jurnal BMC Research Notes, penelitian tahun 2011 yang bertujuan melihat kandungan antioksidan bunga kecombrang membenarkan bahwa bunga ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Efek antioksidan kecombrang sangat kuat.
Bukan hanya bunganya, bahkan batang, rimpang, dan daun tanaman kecombrang sangat tinggi antioksidan. Ini karena tanaman kecombrang mengandung senyawa flavonoid, salah satu senyawa antioksidan yang membantu menangkal kerusakan sel dalam tubuh.
Tingginya kandungan antioksidan ini membuat kecombrang dikenal sebagai tanaman antikanker sebab mampu memperlambat kerusakan yang terjadi akibat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu, kecombrang juga punya sifat antibakteri. Dilansir dalam JOM Faperta 2016, bagian bunga kecombrang mengandung zat antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri Bacillus cereus, Euscheria coli, Listeria monocytogenes, dan Staphylococcus aureus.
Sifat antibakteri ini disebabkan oleh kandungan minyak atsiri, alkaloid, dan asam lemak di dalamnya. Karena sifat antibakterinya ini, kecombrang juga dijadikan sebagai pengawet alami.
2. Penguat cita rasa masakan
Kecombrang adalah pemberi cita rasa pada berbagai masakan. Karena aromanya yang kuat, kecombrang sering dijadikan untuk mengurangi aroma anyir pada ikan atau seafood.
Kecombrang juga akan memberikan aroma segar pada sambal dan hidangan masakan tumis maupun berkuah. Maka itu, masakan yang dicampur dengan kecombrang biasanya akan mudah dibedakan dengan masakan lainnya karena aromanya yang sangat khas ini.
3. Mengandung berbagai macam zat gizi
Kecombrang juga kaya akan berbagai macam zat gizi. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori. Dilansir dalam laman Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram kecombrang segar mengandung:
- Energi sebanyak 34 kalori
- 6,7 gram karbohidrat
- 2,6 gram serat
- 1 gram lemak
- 60 mg kalsium
- 16 mg fosfor
- 1 mg zat besi
- 650,6 mg kalium
- 47 mg natrium
Cara mengolah bunga kecombrang

Kecombrang adalah bahan makanan yang serba guna. Tanaman lokal ini banyak diolah sebagai campuran bumbu, sayur, urap, pecak, campuran gulai dan yang paling khas adalah jadi sambal. Untuk mendapatkan manfaat kecombrang, Anda tidak usah bingung bagaimana mengolahnya.
Cara menyiapkannya
Setelah memilih bunga kecombrang yang masih segar, pisahkan bagian bunga yang masih menguncup dengan batangnya. Batang kecombrang bertekstur lebih keras dari bunganya tapi masih bisa dipotong-potong untuk dimasukan dalam olahan berkuah seperti sop.
Untuk bunganya, cuci terlebih dahulu sebelum dipotong-potong. Kemudian keringkan. Bunga ini selanjutnya bisa diiris tipis, atau dicincang kecil-kecil. Setelah dicincang bisa masuk ke dalam campuran berbagai bumbu masakan.
Resep olahan kecombrang

Salah satu resep olahan kecombrang yang paling sering dihidangkan dalam makanan lokal yakni urap. Paduan sayuran dengan kecombrang akan membuat menu makan Anda semakin wangi, sedap, dan sehat. Ini cara membuatnya:
Bahan utama:
- 5 lonjor kacang panjang, potong sekitar 3 cm, rebus
- 50 gram tauge, diseduh
- 1 ikat kangkung (180 gr), petik, dan rebus
- 1 ikat bayam, petik dan rebus
- 3 lembar kelopak bunga kecombrang, iris tipis-tipis
- 200 gram kelapa parut kasar
Bahan bumbu halus:
- 6 buah cabai merah keriting
- 1 buah bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1 sendok teh terasi bakar
- 1 cm kencur
- 2 lembar daun jeruk
- Garam dan gula pasir secukupnya
Cara membuat
- Aduk rata kelapa parut, bunga kecombrang dan bahan bumbu halus. Kemudian kukus 30-35 menit hingga matang.
- Campurkan sayuran-sayuran yang sudah matang dengan bumbu kelapa yang sudah dikukus.
- Urap sayuran kecombrang siap dihidangkan.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja






















