Bisnis
Menghadapi Era Digital: Keterampilan AI dan Cybersecurity Semakin Dibutuhkan
Jakarta, 18 Maret 2025 – Di era digital yang berkembang pesat, Artificial Intelligence (AI) dan Cybersecurity menjadi dua faktor utama yang membentuk lanskap dunia kerja.
Perusahaan dari berbagai industri semakin mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi, sementara keamanan siber menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.
Menurut berbagai riset, AI telah mengubah cara bisnis beroperasi, mulai dari otomatisasi tugas rutin hingga pengambilan keputusan berbasis data. AI memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dengan mengurangi pekerjaan manual, memberikan analisis data yang lebih akurat, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.
Sementara itu, tantangan dalam adopsi AI juga muncul, seperti kebutuhan akan keterampilan baru serta potensi ancaman terhadap keamanan data.
Di sisi lain, dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi digital, keamanan siber menjadi semakin krusial. Serangan siber yang semakin canggih mengancam data bisnis dan individu, mendorong perusahaan untuk mengadopsi strategi keamanan yang lebih ketat.
Teknologi berbasis AI juga digunakan dalam cybersecurity untuk mendeteksi ancaman lebih cepat, menganalisis pola serangan, dan mengurangi risiko pelanggaran data.
Perubahan ini turut berdampak pada tenaga kerja, di mana keterampilan dalam AI dan cybersecurity menjadi semakin dicari. Perusahaan mencari profesional yang tidak hanya memahami teknologi AI tetapi juga mampu mengelola risiko keamanan digital.
Oleh karena itu, penting bagi tenaga kerja masa depan untuk terus meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang ini.
Menjawab tantangan tersebut, Maxy Academy menghadirkan Asia AI Cyber Talent Accelerator Program. Program ini dinilai sebagai solusi inovatif bagi talenta muda yang ingin mempercepat karier mereka di bidang AI dan keamanan siber.
Isaac Munandar, CEO & Co-Founder Maxy Academy yang sekaligus menjadi inisiator program ini, menegaskan bahwa Maxy Academy berkomitmen untuk mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia. “Kami percaya bahwa AI dan cybersecurity adalah dua keterampilan utama yang akan menentukan masa depan dunia kerja,” ujarnya dalam rilis, Selasa (18/03/2025)
Program ini dirancang untuk dapat membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri serta membuka peluang bagi mereka untuk berkontribusi dalam ekosistem digital global.
“Melalui Asia AI Cyber Talent Accelerator Program, kami ingin membuka akses bagi talenta muda agar dapat berkembang dan berkontribusi dalam ekosistem digital secara global. Program ini bukan hanya tentang pembelajaran teknologi, tetapi juga membangun generasi profesional yang siap menghadapi tantangan industri di masa depan,” lanjut Isaac.
Dengan pendekatan lintas disiplin, Asia AI Cyber Talent Accelerator Program diharapkan dapat menjawab tantangan era digital serta mengoptimalkan potensi AI dalam mendukung kemajuan industri teknologi di Indonesia.
Event3 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport5 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta 1-3, Macan Kemayoran Bungkam Macan Putih di Stadion Brawijaya
Nasional7 hari agoAkad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Menteri Maman Abdurrahman Perkenalkan Platform SAPA UMKM
Sport5 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport5 hari agoHasil Malut United FC vs Persita Tangerang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport5 hari agoPrediksi Pertandingan Malut United FC vs Persita Tangerang
Sport4 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Sport4 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2





















