Connect with us

Artikel

Menjaga Kesucian Berpuasa

Oleh: Kang Utay

Aktifitas di bulan ramadhan terasa meriah. Setiap masjid-musholla mempersolek diri menyambut bulan yang dinanti. Tidak kurang dirumuskan pelbagai acara memeriahkannya, sampai di acara puncak lailatul qodar. Bahkan, ada yang sengaja menggelar pengajian setiap hari sebelum ta’zil dimulai.

Malam hari selepas berbuka, adalah suasana kemerdekaan yang paling dinantikan. Selepas tarawih terdapat acara tadarusan bergilir dibalut dengan suasana silaturahmi sesama. Dan yang paling terasa berbeda, adalah suasana dini hari. Di mana ajakan untuk melakukan sahur disampaikan dengan menggunakan alat mengerah suara yang tidak jarang mengganggu tidur lelap.

Memang, membangunkan orang sahur itu bagian dari ibadah menyatu dengan berpuasa. Ada ungkapan, “siapa yang menunjukkan pada kebaikan akan dapat pahala sama dengan yang melakukan ajakan itu”. Ini makin mayakinkan untuk menggelorakan ajakan sahur di pagi buta itu.

Advertisement

Sudah banyak yang merasakan manfaat dari ajakan sahur itu, tapi tidak sedikit pula yang kurang berkenan. Mereka yang tidak berkenan beralasan, bahwa membangunkan orang untuk sahur tidak selamanya harus dilakukan dengan suara-suara mik yang keras. Zaman kini dengan alat pengingat waktu beragam, sudah lebih dari cukup mengingatkan orang untuk bersahur.

Dalam kaca mata hukum Islam ada batasan; “semua perbuatan boleh dikerjakan sampai ada ketentuan hukum yang ditunjukkan berdasarkan argumentasi yang jelas”. Batasan inilah yang nantinya jadi panduan menentukan perbuatan yang belum ada ketentuan hukum dalam hazanah hukum Islam. Boleh jadi memakai cara analogi (mempersamakan analasan hukum) dan atau menemukan alasan lain terkait penafsiran atas sumber hukum Islam.

Metode menghasilkan hukum, yang sering dikatakan ijtihad ini, memang menjadi pilihan di tengah dinamika umat. Dulu ketika hukum Islam lahir, persoalan hukum tidak semeriah sekarang. Memang ada semacan prediksi para ahli hukum Islam tentang kemungkinan persoalan hukum, tapi tidak semuanya tapat terjadi. Yang akhirnya ketika ada persoalan baru yang belum ada ketentuan jelas dalam hukum Islam, ijtihadlah jadi jalan keluar.

Nah, membangunkan orang sahur dengan kadar suara tinggi itu bisa dilihat efeknya. Sering dibahasakan sebagai akibat yang tidak bisa dipisahkan dari sebabnya itu, yaitu “membangunkan sahur keras-keras”. Jika akibatnya sangata mengganggu istirahat untuk persiapan sahur, boleh jadi cara-cara membangunkan sahur dengan suara keras, sebaiknya ditinggalkan.

Advertisement

Bahkan jika pada akhirnya menimbulkan akibat lebih, seperti ganggu bayi, orang tua renta dan yang sedang sakit, boleh jadi statusnya hukumnya meningkat; yaitu dilarang. Pada status hukum inilah kita semestinya melakukan pencerahan secara arif pada yang biasa melakukan cara bangunkan sahur keras-keras. Karena seringkali, cara mengingatkan itu tidak kalah penting dengan menegakkan status hukum itu sendiri. Apalagi, motifasinya memang baik untuk mengingatkan agar orang tidak terlelap tidur hingga meninggalkan sahur.

Mungkin satu sisi, fikih sangat diperluan bagi pelaksana puasa agar sesuai ketentuan hukumnya. Hanya sisi lain ibadah puasa jangan sampai dilupakan meski godaan untuk melewatkannya begitu atraktif. Fungsi fikih harus diperkaya dengan kecakapan menyelami makna hakikat puasa bagi kehidupan. Hikmah puasa jangan sampai tenggelam oleh rintihan niatan baik membangunkan sahur yang tidak tepat.

Adalah Ali Iyazi, seorang pengkritik praktik fikih sekaligus provokator hikmah mengatakan hikmah satu ibadah adalah kunci berhamda paling otentik. Lewat bukunya “hikmatu tasyfi wa falsafatuhu; hikmah dan filosofi syariah”, Ali Iyazi mencoba menjelaskan pada kita bahwa hikmah satu ibadah bisa menjadi sentuhan menentukan untuk merengkuh fungsi aktual satu ibadah.

Hikmah puasa adalah refleksi aktual dari saling mengingatkan tentang kasabaran dan kebenaran. Jangan memperkenalkan “hukum baru” melahirkan persoalan sosial yang tidak baik. Selayaknya kita bercontoh pada cara mengingatkan nabi; dengan nasihat sejuk dan ditunjukkan dengan alasan yang menyejukkan. Dakwah inilah yang membuat puasa akan tetap dikenang sebagai ibadah paling menantang sekaligus mengasyikkan.

Advertisement

Yaitu ibadah yang bukan hanya persoalan bertahan lapar dan dahaga, tapi meng-up grade rasa kemanusiaan kita pada sesama. Jangan sampai hanya karena ingin berbuat baik mengingatkan untuk tidak “membangunkan sahur dengan suara keras”, melahirkan ketidaknyamanan ibadah puasa. Dan inti puasa sendiri adalah untuk sama-sama “mengendalikan diri” dari hal-hal yang membuat kita lupa akan tugas utama seorang muslim. Seorang muslim harus bisa memberikan rahmat pada sesama, bahkan untuk yang berbeda agama; rahmatan lil’alamin.

Moga saja puasa tahun ini bisa memberikan pancaran perbaikan tatanan sosial. Tidak akan bisa diraih hanya mengandalkan mimpi dari pemaknaan setiap pesan puasa. Tapi harus diwujudkan dengan aksi taktis dan kongkrit di lapangan. Biarkanlah sedikit, asal berarti dan terasa bagi perbaikan sistem sosial masyarakat. Yakin usaha sampai!.

(Artikel Kang Utay Vol.1)

Advertisement
Nasional3 jam ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif4 jam ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif4 jam ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional4 jam ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional5 jam ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional5 jam ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional6 jam ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Nasional6 jam ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional6 jam ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Pemerintahan18 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional20 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport24 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 hari ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis1 hari ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis1 hari ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis1 hari ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis1 hari ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis1 hari ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 hari ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer